Daftar Isi

Foto: Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Veteran Tembilahan. (Dok. Hariadi)
Lancang Kuning, INHIL – Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengusulkan sebanyak 235 sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP untuk memperoleh program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI tahun 2026.
Program revitalisasi ini diprioritaskan bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat, berada di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), kawasan pesisir, serta sekolah yang terdampak bencana alam.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Abdul Rasyid, S.E., M.Ak, mengatakan hingga saat ini pemerintah daerah masih terus mengusulkan nama-nama sekolah yang berpeluang menerima bantuan revitalisasi.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil per Selasa (28/7/2026), perkembangan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan penyaluran anggaran adalah sebagai berikut:
PAUD: 44 sekolah telah menandatangani PKS, sementara dana telah masuk ke 24 sekolah.
SD: 15 sekolah telah menandatangani PKS dan dana telah diterima oleh 8 sekolah.
SMP: 15 sekolah telah menandatangani PKS, namun hingga saat ini belum ada sekolah yang menerima pencairan dana.
Abdul Rasyid menegaskan pihaknya belum dapat mengumumkan daftar sekolah penerima revitalisasi karena proses usulan masih berlangsung.
"Sampai hari ini kami masih mengusulkan nama-nama sekolah yang akan diusulkan revitalisasi. Kami belum menyampaikan data nama sekolah yang mendapatkan revitalisasi ke publik karena khawatir masih ada sekolah lain yang kemudian ditetapkan menerima bantuan. Kami ingin menghindari terjadinya kecemburuan sosial," ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (29/7/2026).
Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Inhil, Dedi Surahman, S.Pd menyebutkan daftar sekolah belum dapat dipublikasikan sebelum terbitnya Surat Keputusan (SK) penetapan dari pemerintah pusat.
"Karena informasi ini sudah viral, kami menahan data tersebut. Yang kami dengar, masyarakat menganggap sekolah yang masuk usulan pasti mendapat bantuan. Kami mohon maaf belum bisa memberikan datanya. Setelah SK penetapan keluar, baru dapat kami sampaikan," kata Kabid SD melalui sambungan WhatsApp beberapa pekan lalu.
Program revitalisasi sekolah merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui rehabilitasi bangunan yang rusak, pembangunan fasilitas baru, serta penyediaan sanitasi yang layak.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau mengusulkan sekitar 900 satuan pendidikan pada tahun 2026 untuk mengikuti program revitalisasi.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang merevitalisasi 439 sekolah. Selain itu, usulan juga mencakup 76 SMA, 33 SMK, serta pembangunan 6 Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SMA.
Meski demikian, untuk Kabupaten Indragiri Hilir, daftar resmi sekolah penerima bantuan revitalisasi masih menunggu penetapan final dari pemerintah pusat. Namun, sebagian sekolah telah melaksanakan pekerjaan dengan cara sistem swakelola yang telah mendapatkan kontrak kerja, misal SDN 005 Pulau Burung dengan anggaran Rp.787.352.153 Juta rupiah. (LK/Har)







Komentar