Daftar Isi

Foto: Jaringan Media Siber Indonesia
Lancang Kuning, BENGKALIS - Kegiatan buka puasa bersama yang digelar Polres Bengkalis menuai kritik dari kalangan insan pers di Kabupaten Bengkalis. Agenda yang berlangsung Sabtu (21/2/2026) itu dinilai tidak mencerminkan kebersamaan karena hanya melibatkan satu organisasi wartawan.
Kekecewaan tersebut disampaikan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Bengkalis. Mereka menilai kegiatan yang mengatasnamakan insan pers seharusnya terbuka dan melibatkan seluruh organisasi wartawan yang ada, bukan hanya kelompok tertentu.
Sekretaris JMSI Bengkalis, Mohammad Fiza mengatakan keterlibatan seluruh organisasi pers sangat penting untuk menjaga hubungan kemitraan yang sehat antara kepolisian dan media. Menurutnya, jika hanya sebagian yang dilibatkan, maka akan menimbulkan kesan tidak adil dan berpotensi merusak hubungan yang telah terjalin baik.
“Kegiatan bersama insan pers seharusnya turut melibatkan semua organisasi, bukan hanya satu saja. Kebersamaan itu penting agar tidak menimbulkan kesan diskriminatif,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Ia menegaskan, buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat sinergi antara media dan kepolisian. Jika tidak dilaksanakan secara terbuka, dikhawatirkan akan memicu jarak dan menurunkan kepercayaan.
JMSI berharap Kapolres Bengkalis, Fahrian Saleh Siregar, beserta jajaran dapat melakukan evaluasi ke depan. Dengan demikian, setiap kegiatan yang melibatkan insan pers benar-benar merangkul semua pihak, sejalan dengan semangat kebersamaan yang diajarkan dalam momentum Ramadhan. (LK/Fz)







Komentar