KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT Ketiga 2026

Daftar Isi


    Bupati Pati Sadewa saat dibawa tim KPK.(ft:tempo.co)

    LANCANGKUNING.COM,Pati-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada awal 2026. Kali ini, lembaga antirasuah tersebut menangkap Bupati Pati, Sudewo (SDW), dalam OTT ketiga yang digelar sepanjang tahun ini. Penangkapan tersebut menambah daftar kepala daerah yang terjerat operasi senyap KPK.

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa Sudewo merupakan salah satu pihak yang diamankan dalam OTT yang berlangsung di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

    “Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW,” ujar Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Senin.

    Usai penangkapan, Sudewo langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK. Namun, proses pemeriksaan tidak dilakukan di Pati, melainkan di Polres Kudus, Jawa Tengah.

    “Kudus,” kata Budi menegaskan lokasi pemeriksaan, sekaligus meluruskan informasi yang berkembang bahwa pemeriksaan dilakukan di wilayah Pati.

    Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum Sudewo beserta pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam OTT tersebut. Hingga saat ini, KPK belum mengungkapkan secara rinci dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Pati itu.

    OTT di Pati merupakan operasi tangkap tangan ketiga yang dilakukan KPK sepanjang 2026. Sebelumnya, KPK mengawali tahun dengan OTT pertama pada 9–10 Januari 2026, yang menjaring delapan orang. Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkap bahwa OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, untuk periode 2021–2026.

    Selanjutnya, OTT kedua dilakukan pada 19 Januari 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Wali Kota Madiun, Maidi, bersama 14 orang lainnya. OTT itu terkait dugaan tindak pidana korupsi pada proyek serta pengelolaan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) di Kota Madiun, Jawa Timur.

    Pada hari yang sama, KPK juga mengonfirmasi pelaksanaan OTT ketiga di Pati yang berujung pada penangkapan Bupati Sudewo. Rentetan OTT ini menunjukkan komitmen KPK dalam menindak praktik korupsi, khususnya yang melibatkan pejabat daerah, sejak awal tahun 2026.(antara/rie)


    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT Ketiga 2026
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar

    Berita Terkait