Daftar Isi

LancangKuning - Dalam pengembangan usaha tanam tanaman pangan, selain perencanaan usaha, perhitungan produksi dan biaya juga perlu diperhatikan pemasarannya, agar tingkat keberhasilan usaha tanam tanaman pangan akan semakin tinggi dan manfaatnya semakin besar. Strategi pemasaran yang tepat dan tepat dapat mempersingkat sistem transaksi atau rantai transaksi, sehingga terhindar dari hilangnya keuntungan atau keuntungan yang disebabkan oleh sistem transaksi yang berkepanjangan.
Berikut Ini 3 Langkah Strategi Pemasaran
Langkah pertama dari tiga strategi pemasaran untuk menanam tanaman pangan adalah memperluas jaringan distribusi Anda. Seperti yang kita ketahui bersama, untuk menjual produk tanaman pangan, strategi pemasaran langsung biasanya dilakukan pada tahap awal.
Sistem pemasaran langsung sendiri diartikan sebagai sistem pemasaran yang tidak menggunakan perantara. Ada beberapa jenis penjualan langsung, seperti menjual dengan memiliki toko atau menjual langsung ke konsumen.
Masalah dengan metode ini adalah terbatas pada satu area. Masalahnya adalah jika penjualan langsung Anda tidak cukup untuk menggunakan inventaris yang ada. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperluas saluran distribusi Anda. Anda bisa memulainya dengan menjual hasil bumi ke kota-kota sekitar. Mulailah dengan menggambar peta kota-kota besar di sekitar Anda. Setidaknya satu item dapat dicapai dengan pengiriman cepat. Hal ini sangat penting mengingat waktu pengiriman harus diperhatikan berdasarkan keawetan tanaman pangan. Setelah menyelesaikan pemetaan peta, Anda bisa melakukan pemasaran terlebih dahulu. Untuk meningkatkan efisiensi, Anda harus langsung masuk ke pasar grosir kota, yang biasanya tempat pedagang lain membeli barang grosir. Misalnya di pasar Keputran di Surabaya.
Tidak hanya pasar grosir, Anda juga bisa menyediakan produk tanaman untuk jaringan supermarket besar atau toko retail modern seperti Indomaret dan Alfamart. Tentunya harga dan kualitas Anda akan menjadi faktor penentu.
Selain itu, Anda juga bisa menemukan distributor di kota-kota tersebut. Rancang rencana pemasaran yang mirip dengan waralaba atau sistem waralaba. Ke depannya, distributor akan menjadi partner Anda untuk menjual produk tanaman pangan Anda di kota.
Kembangkan rencana kerjasama yang semenarik mungkin untuk menarik banyak orang menjadi distributor Anda. Jika Anda mengalami kesulitan dalam merancang rencana pemasaran yang mirip dengan waralaba, tim kami akan siap membantu Anda kapan saja.
Bekerja sama dengan distributor di banyak kota, Anda akan dapat mempraktekkan tahap kedua dari tiga strategi pemasaran tanaman pangan yaitu memasarkan tanaman pangan ke industri perhotelan (hotel, restoran, katering).
Menjamurnya hotel, restoran, dan katering tidak diragukan lagi merupakan kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Jangan ragu untuk menjual produk Anda kepada mereka. Biasanya, hotel dan restoran terkenal secara teratur membutuhkan tanaman pangan dalam jumlah besar.
Untuk mendukung langkah ini, Anda juga perlu menerapkan strategi terakhir yaitu menambah varian tanaman pangan Anda. Anda bisa menanam banyak jenis tanaman yang bisa dimakan, antara lain kentang, kedelai, kacang hijau, kacang hijau, sayur sawi, ubi jalar, dll.
Dengan menerapkan strategi pemasaran dari 3 tanaman yang telah kami bagikan di atas, bisnis Anda dapat terus berkembang. Jika Anda membutuhkan penjelasan lebih lanjut, silahkan hubungi kami.
Tentunya media yang digunakan untuk pemasaran atau promosi produk bisa disesuaikan dengan kapasitas produksi yang sudah terbentuk misalnya:
- Tahap pertama dimulai dengan anak-anak dan mengenalkan lidah buaya kepada teman dekat, teman sekolah, tetangga atau teman bermain di sekitar kompleks. Lakukan sedikit uji coba produk agar mereka bisa mencicipi produk buah Anda, sehingga tertarik untuk membeli.
- Saat produk diterima oleh banyak penggemar, mohon letakkan produk di toko, toko atau kantin sekolah untuk mulai menjelajahi pasar baru.
- Gunakan teknologi internet dan jejaring sosial (seperti aplikasi jejaring sosial Facebook dan Twitter) sebagai alat penjualan lainnya. Perbanyak teman dan pengikut Anda untuk memperluas pemasaran. Anda juga dapat melakukan ini dengan membuat blog gratis atau situs web berbayar yang relatif terjangkau.
- Gunakan penjualan kreatif yang hanya dilakukan sedikit orang. Misalnya, Anda bisa memanfaatkan fenomena "market impact" yang terjadi hampir di setiap kota di Indonesia saat ada "car free day" atau keadaan lainnya.(Gilang)







Komentar