Prabowo Minta 900 Hektare Karhutla di Riau Segera Dipadamkan

Daftar Isi


    PEKANBARU,Lancangkuning.com- Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju, Pekanbaru, Riau, Senin (24/8/2026).

    Dalam rapat tersebut, Prabowo menerima laporan dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal, terkait perkembangan karhutla di Riau.

    Edy melaporkan, sepanjang Januari hingga Agustus 2026, luas lahan yang terbakar di Provinsi Riau mencapai 16.277,50 hektare. Sementara itu, tercatat 10.514 titik panas (hotspot) dan 521 titik api (fire spot).

    Menurut Edy, sebagian besar titik api tersebut telah berhasil dipadamkan. Saat ini masih terdapat tujuh titik api yang tersebar di empat kabupaten di Riau.

    Prabowo kemudian menanyakan luas area yang masih terbakar dari tujuh titik api tersebut.

    “Jadi dari 16.000 hektare yang terbakar, sekarang tinggal 900 hektare?” tanya Prabowo.

    “900 hektare, siap,” jawab Edy.

    Mendengar laporan tersebut, Prabowo mengapresiasi upaya seluruh pihak dalam menangani karhutla di Riau. Ia meminta agar sisa lahan yang masih terbakar segera dipadamkan.

    “Dari Januari sampai Agustus, saya kira cukup bagus itu. Saya terima kasih. Yang 900 ini saya minta segera bisa dipadamkan,” kata Prabowo.

    Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari Pangdam, Kapolda, Gubernur Riau, BPBD hingga kementerian dan lembaga terkait.

    “Saya kira ini cukup membanggakan. Kalian mengatasi 15.000 hektare. Saya yakin yang 900 ini bisa segera,” ujarnya.

    Selain itu, Prabowo meminta BPBD Riau segera menyampaikan laporan apabila membutuhkan tambahan bantuan dalam proses pemadaman karhutla.(rir)


    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Prabowo Minta 900 Hektare Karhutla di Riau Segera Dipadamkan
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar

    Berita Terkait