BGN Temukan Anomali 414 Dapur MBG, Dana Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara

Daftar Isi


    Kepala BGN, Sudaryono,

    JAKARTA,Lancangkuning.com-Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan anomali dalam penyaluran dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 414 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG teridentifikasi menerima dana ke rekening, namun sebagian belum beroperasi atau memiliki rekening virtual ganda.

    Temuan tersebut diungkapkan Kepala BGN, Sudaryono, dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026). Ia menegaskan anomali itu ditemukan setelah BGN melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap ribuan rekening penyalur dana MBG.

    "Dalam proses pemeriksaan, setelah kami periksa semua ribuan rekening ini, kami menemukan semacam anomali," ujar Sudaryono.

    Menurutnya, proses verifikasi dilakukan satu per satu untuk memastikan kesesuaian antara rekening penerima dengan keberadaan serta operasional dapur MBG. Hasilnya, ditemukan ratusan SPPG yang tidak memenuhi ketentuan.

    "Setelah kami verifikasi satu per satu, kami menemukan adanya 414 SPPG yang rekeningnya terindikasi ganda, dapurnya belum beroperasi, atau bahkan dapurnya tidak ada," katanya.

    Sudaryono menjelaskan, dana program MBG sebelumnya telah disalurkan pemerintah pusat melalui mekanisme virtual account ke rekening masing-masing SPPG. Namun, hasil evaluasi menunjukkan terdapat rekening yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan sehingga harus segera ditindaklanjuti.

    Atas temuan tersebut, BGN memutuskan mengembalikan seluruh dana yang berada di rekening SPPG bermasalah ke kas negara. Total dana yang telah dikembalikan mencapai Rp311.246.295.184.

    Pengembalian dana dilakukan melalui sejumlah bank penyalur. Melalui Bank BRI, dana sebesar Rp137,5 miliar dari 121 SPPG telah dikembalikan. Selanjutnya melalui Bank BNI sebesar Rp74 miliar dari 117 SPPG, serta Bank Mandiri sebesar Rp71,6 miliar dari 129 SPPG.

    Selain itu, pengembalian dana juga dilakukan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) sebesar Rp12,9 miliar dari 19 SPPG dan melalui Bank BTN sebesar Rp15,3 miliar dari 28 SPPG.

    "Total Rp311,2 miliar sudah kami kembalikan ke kas negara dari hasil penyisiran yang kami temukan sampai saat ini terhadap 414 SPPG," tegas Sudaryono.

    Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya BGN memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar penyaluran anggaran lebih akuntabel, tepat sasaran, dan hanya diterima oleh dapur yang benar-benar memenuhi persyaratan operasional.

    BGN memastikan proses verifikasi dan evaluasi terhadap seluruh SPPG akan terus dilakukan secara berkala. Langkah itu diharapkan dapat mencegah potensi penyimpangan dalam penyaluran anggaran sekaligus memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif demi mendukung peningkatan gizi masyarakat di seluruh Indonesia.

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel BGN Temukan Anomali 414 Dapur MBG, Dana Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar

    Berita Terkait