Daftar Isi

LANCANGKUNING.COM,Inhil- Kebakaran yang sempat terjadi di area pabrik pengolahan kelapa terpadu milik PT Pulau Sambu Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Jumat (26/6/2026) petang, berhasil dipadamkan dalam waktu singkat. Insiden tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik pada komponen panel chiller atau alat pendingin yang berada di lingkungan pabrik.
Meski sempat memunculkan kepulan asap tebal dan menarik perhatian masyarakat sekitar, kebakaran tidak sampai meluas ke fasilitas produksi lainnya. Berkat respons cepat tim pemadam internal perusahaan bersama personel pengamanan di lokasi, kobaran api berhasil dilokalisasi sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
Kapolsek Kateman, Kompol Bachtiar, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia memastikan situasi di kawasan pabrik kini telah sepenuhnya aman dan aktivitas operasional kembali berjalan normal.
"Benar, sempat terjadi kebakaran yang diduga disebabkan korsleting listrik pada komponen panel chiller sebagai alat pendingin. Namun, kondisi saat ini sudah kembali normal. Panel yang mengalami kerusakan telah diganti dan fasilitas tersebut sudah dapat beroperasi seperti biasa," ujar Kompol Bachtiar.
Menurutnya, setelah api berhasil dipadamkan, pihak perusahaan langsung melakukan langkah-langkah penanganan dan pemulihan terhadap fasilitas yang terdampak. Pergantian panel pendingin dilakukan secepat mungkin agar proses produksi tidak mengalami gangguan berkepanjangan.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Pulau Sambu Guntung belum memberikan keterangan resmi terkait besaran kerugian materiil akibat kebakaran tersebut. Namun, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam insiden itu.
Polsek Kateman bersama pihak terkait juga masih melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan seluruh sistem kelistrikan dan standar keselamatan kerja telah berfungsi dengan baik pasca-kejadian. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi guna mencegah potensi gangguan serupa di kemudian hari.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan dan perawatan rutin terhadap instalasi kelistrikan serta peralatan industri, terutama pada fasilitas yang beroperasi selama 24 jam. Dengan sistem pengamanan yang sigap dan penanganan cepat, potensi kerugian yang lebih besar dalam insiden ini berhasil dihindari, sehingga aktivitas produksi di PT Pulau Sambu Guntung dapat kembali berlangsung secara normal.(rie)







Komentar