Dinkes Pekanbaru Peringatkan Pedagang Pasar Ramadan Hindari Boraks dan Rhodamin B

Daftar Isi

     

    LANCANGKUNING.COM,Pekanbaru-Para pedagang yang berjualan di Pasar Ramadan 1447 Hijriah di Kota Pekanbaru diimbau untuk tidak menggunakan bahan berbahaya sebagai campuran dalam makanan dan minuman yang dijajakan kepada masyarakat. Imbauan ini disampaikan guna memastikan keamanan pangan selama bulan suci Ramadan, saat konsumsi aneka takjil dan hidangan berbuka meningkat signifikan.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, menegaskan bahwa penggunaan zat berbahaya seperti boraks dan Rhodamin B harus dihindari karena dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan. Menurutnya, kedua bahan tersebut sama sekali tidak diperuntukkan sebagai campuran makanan dan minuman.

    “Boraks bersifat karsinogenik dan dapat memicu sejumlah penyakit apabila dikonsumsi, terlebih jika digunakan secara terus-menerus,” ujar Hazli, Sabtu (28/2/2026).

    Ia menjelaskan, makanan atau minuman yang mengandung boraks sangat berbahaya bagi tubuh. Paparan zat tersebut dalam jangka panjang dapat merusak organ vital, terutama ginjal. Selain itu, konsumsi bahan kimia berbahaya juga berpotensi memicu gangguan pencernaan, kerusakan hati, hingga meningkatkan risiko kanker.

    Tak hanya boraks, penggunaan pewarna tekstil seperti Rhodamin B juga menjadi perhatian serius. Zat ini kerap disalahgunakan untuk memberikan warna mencolok pada makanan dan minuman, padahal penggunaannya dalam produk pangan sangat dilarang karena dapat mengganggu kesehatan.

    Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru melakukan pengawasan rutin terhadap peredaran makanan selama Ramadan. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan takjil dan produk pangan yang beredar di masyarakat aman dan layak konsumsi.

    “Kami membantu melakukan pengawasan terhadap kandungan bahan berbahaya dalam makanan yang dijual, khususnya di Pasar Ramadan,” jelasnya.

    Hazli menambahkan, pihaknya juga bersinergi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru dalam melakukan pengambilan sampel makanan dan minuman untuk diuji di laboratorium. Pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada Pasar Ramadan, tetapi juga dilakukan di swalayan, toko, hingga distributor bahan pangan.

    Melalui langkah ini, pemerintah berharap para pedagang dapat lebih bertanggung jawab dalam menjaga kualitas dan keamanan produk yang dijual, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa khawatir terhadap risiko kesehatan akibat konsumsi makanan yang tidak aman.(rie)

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Dinkes Pekanbaru Peringatkan Pedagang Pasar Ramadan Hindari Boraks dan Rhodamin B
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar

    Berita Terkait