Gubri Ajak Gubernur se-Sumatera Maksimalkan Potensi di Pulau Sumatera

Daftar Isi

    LANCANGKUNING.COM,PEKANBARU-Potensi yang ada di Pulau Sumatera, sudah seharusnya lebih dimaksimalkan lebih untuk kemajuan bersama. Ajakan ini disampaikan Gubernur Riau Drs Syamsuar dalam acara Forum Silaturahmi Saudagar Melayu secara virtual di Rumah Dinas Gubernur Riau, Rabu (28/7/2021). 

    Dipaparkan Gubri, sekitar 75 persen ekspor Indonesia berasal dari Sumatera. "Kalau dimanfaatkan Sumatera ini sungguh luar biasa," imbuhnya. 

    Sumatera dikatakan Gubri, adalah penyumbang terbesar devisa negara untuk Indonesia. Karena semuanya ada di Sumatera mulai dari sawit, tambang, perikanan, pertanian hingga  kelautan, semuanya ada. 

    Terlebih lagi dalam situasi krisis ekomomi akibat pandemi Covid-19 saat ini, menurut Gubri perlu ikhtiar, gagasan dan gerakan kebersamaan untuk pemulihan dan penguatan ekonomi.

    "Dalam situasi gerak ekonomi seperti sekarang ini, diperlukan kebersamaan dalam upaya bangkit menuju pemulihan ekonomi, oleh sebab itu dengan potensi yang kita dimiliki, mari kita bersama memanfaatkan potensi yang ada di Sumatera dengan sebaik-baiknya demi kemajuan daerah dan kemakmuran bersama," pungkasnya. 

    Selain itu, dengan proyek pembangunan jalan tol berbagai ruas di Provinsi Riau yang menjadikan Riau sebagai sentral di Sumatera diharapkan dapat memberikan banyak manfaat terutama dalam sektor ekonomi. 

    "Tidak hanya Riau, kami juga berharap kedepannya Pulau Sumatera juga bisa memperjuangkan hal yang sama sehingga lebih memudahkan Sumatera terutama dalam sektor ekonomi agar Indonesia maju dan Sumatera juga maju," sebutnya.

    Provinsi Riau saat ini menduduki peringkat pertama di Sumatera dan peringkat 7 secara nasional terkait realisasi investasi triwulan ke-II (April-Juni 2021) dengan nilai investasi Rp10,99 T dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 28.855 orang. 

    Untuk diketahui, secara nasional realisasi investasi pada triwulan ke-II Riau berada pada peringkat 7 dengan nilai investasi Rp10,99 triliun. Dimana untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) peringkat 9 dengan nilai investasi Rp4,43 triliun, dan Penanaman Modal Asing (PMA) peringkat 5 dengan nilai investasi US$449,6 juta atau Rp6,56 triliun.

    Sedangkan untuk wilayah Sumatera, Provinsi Riau berada di peringkat 1 dengan nilai investasi Rp10,99 triliun. Dimana untuk PMDN peringkat 2 dengan nilai investasi Rp4,43 triliun dan PMDN peringkat 1 dengan nilai investasi US$449,6 juta atau Rp6,56 triliun. 

    "Alhamdulillah ekspor terbesar kita dari Riau adalah pertanian dan perkebunan," kata Gubri

    Gubri menyebutkan bahwa peningkatan iklim investasi dan iklim usaha merupakan program prioritas nasional yang wajib disukseskan bersama. Sedangkan indikator untuk dapat mewujudkan hal tersebut adalah menciptakan inklim investasi yang kondusif serta mewujudkan kepastian hukum bagi para pelaku usaha dan investor. Selaku pemerintah, pihaknya menyiapkan kemudahan-kemudahan tersebut tidak hanya di Provinsi tetapi juga di Kabupaten/Kota di Riau. 

    "Alhamdulillah kami beberapa bulan yang lalu menjalin kerjasama dengan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dalam rangka untuk memadu kerjasama sosial, ekonomi dan budaya, karena kemajuan yang cukup tinggi di Kepulauan Riau ini juga patut kita ikuti terutama pembangunan pariwisata termasuk kawasan industri yang sangat besar di sana," tutupnya.(Advertorial)
     

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Gubri Ajak Gubernur se-Sumatera Maksimalkan Potensi di Pulau Sumatera
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar

    Berita Terkait