Banjir Sukabumi Ikut Rendam Pabrik Aqua Mekarsari

Daftar Isi

    LancangKuning  -Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi menyatakan bencana banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat juga merendam sebagian pabrik PT Aqua Golden Mississipi yang berada di Jalan Siliwangi nomor 70 Desa Mekarsari.

    "Terendamnya pabrit Aqua di Desa Mekarsari tersebut terjadi karena tembok panel tidak bisa menahan derasnya terjangan arus banjir bandang yang akhirnya jebol, dampaknya air masuk dan merendam ke sebagian ruangan di perusahaan tersebut," kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi, seperti dikutip dari Antara, Selasa (22/9).

    Baca Juga : 22 RT Tergenang Banjir Jakarta, Mayoritas Pengungsi di Jakbar


     

    Menurutnya, terendamnya pabrik tersebut merupakan imbas dari meluapnya Sungai Cibuntu. Kebetulan, lokasi pabrik Aqua tersebut berada di depan dan tidak jauh dari aliran sungai.

    "Belum diketahui kondisi terkini pasca banjir bandang yang merendam sebagian pabrik Aqua tersebut, namun yang jelas kejadian ini merupakan rentetan bencana banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cicurug," katanya.Namun hingga kini belum ada informasi jatuhnya korban dari karyawan pabrik tersebut. 

    Sementara, Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan selain merendam pabrik Aqua, banjir di Sukabumi juga merendam seratusan dan hingga kini masih dalam pendataan.

    Baca Juga : Dukung Gibran, Taktik Partai Gelora Gaul dengan Penguasa


     

    "Ada dua korban saat bencana itu terjadi yang hingga kini masih dalam pencarian dan belum diketahui nasibnya," katanya.

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Banjir Sukabumi Ikut Rendam Pabrik Aqua Mekarsari
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar