Ternyata, Calon Ibu Kota Baru RI Kerap Terkena Gempa Bumi

Daftar Isi

     

    Foto :BNPB.
    Ilustrasi gempa Sulawesi.

    LancangKuning.Com, KALTIM – Kalimantan Timur telah dipilih menjadi Ibu Kota baru. Provinsi ini bakal menggantikan Jakarta sebagai pusat pemerintahan di masa depan. Salah satu pertimbangan Kalimantan Timur dipilih pengganti Jakarta, adalah wilayah yang aman dari gempa.

    Pulau Kalimantan secara umum kawasan paling aman terhadap gempa dibanding pulau besar lainnya di Indonesia. Namun, bukan berarti Kalimantan benar-benar bebas gempa.

    Baca Juga: Ayah Setubuhi Anak Kandung Lebih 30 Kali, Bunga Trauma

    Bicara gempa yang melanda Kalimantan Timur, catatan di masa lalu menunjukkan, kota Balikpapan, salah satu kota di Kalimantan Timur pernah diguncang gempa bermagnitudo 6,1 pada 1984, melansir viva.co

    Kalau mau dilihat lagi, kamu jangan kaget lho ya. Sebab menurut catatan laman Dongeng Geologi, sisi timur Kalimantan kerap terjadi gempa. Kota Balikpapan, Bontang dan Tarakan kerap kena lindu. Kok bisa begitu ya? Berikut beberapa faktanya dikutip dari tulisanSesar Adang, Penyebab Gempa Tabalong Kalimantan yang ditulis Maghrifa dalam laman Dongeng Geologi:

    Desakan Paternoster

    Pada bagian timur Kalimantan, gempa disebabkan pergerakan lempeng paternoster yang terdesak ke arah bagian lempeng benua Asia (Schwaner core).

    Sesar Adang-Paternosfer

    Selain desakan lempeng Paternosfer, gempa di sisi timur Kalimantan ini dipicu dengan hadirnya sesar di kawasan, Tabalong dan Balikpapan. Sesar yang dimaksud yakni Sesar Adang. Makanya kawasan timur Kalimantan ini bolak balik kena gempa.

    Baca Juga: Akreditasi Jurusan Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

    Dari Makassar hingga Lempeng Benua Asia

    Sesar Adang-Paternosfer ini memanjang mulai dari Bantimala, Makassar melewati Kuching. kemudian Natuna dan memanjang ke arah barah laut pada Lempeng Benua Asia.

    Pada titik Selat Makassar, Sesar Adang menjadi batas mikrokontinen paternosfer dengan cekungan Kutai. Makanya dikenal dengan Sesar Adang-Paternosfer.

    Balikpapan kerap gempa

    Maghfira menuliskan Sesar Adang-Paternoster merupakan sesar normal yang mengalami reaktivasi. Aktivitas tektonik ini menghasilkan bentukan pop up atautranspenssion structure pada bawah permukaan Bumi yang relatif dangkal.

    Maghfira menuliskan, Sesar Adang-Paternoster menjadi kawasan rentan gempa apabila Paternoster mengalami pergerakan. Jadi pantas saja kawasan Balikpapan dan sekitarnya, termasuk Tabalong kerap terjadi gempa. (LKC)

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Ternyata, Calon Ibu Kota Baru RI Kerap Terkena Gempa Bumi
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar