Smartphone Jadi Lab AI, Dosen Fasilkom Unilak Latih Siswa SMKN 8 Pekanbaru Computer Vision

Daftar Isi

    PEKANBARU — Guna merespons cepatnya transformasi digital di era Revolusi Industri 4.0, tim dosen dari Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMKN 8 Pekanbaru. Kegiatan inovatif ini menyasar para siswa jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) guna membekali mereka dengan keterampilan teknologi Computer Vision (kecerdasan buatan berbasis visual).

    Ketua Tim Pengabdi, Loneli Costaner, M.Kom., menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan kompetensi siswa kejuruan terhadap teknologi mutakhir. Selama ini, keterampilan siswa lebih banyak berpusat pada pembuatan aplikasi berbasis web, sementara literasi terkait pengolahan citra digital (image processing) dan integrasi kecerdasan buatan masih sangat minim.

    "Siswa jurusan PPLG sebenarnya sudah punya modal dasar pemrograman yang bagus. Hampir semua juga memiliki smartphone dengan spesifikasi tinggi. Namun, gawai tersebut seringnya hanya dipakai untuk hiburan dan media sosial. Melalui program ini, kami ingin mengubah smartphone mereka menjadi laboratorium kecerdasan buatan mini yang produktif," ujar Loneli.


    Keterangan Foto 1: Ketua Tim Pengabdi Unilak saat memaparkan materi dasar Computer Vision kepada para siswa di SMKN 8 Pekanbaru.

    Pelatihan ini didesain menggunakan pendekatan learning by doing yang interaktif. Tim pengabdi yang turut didukung oleh dosen anggota, Lisnawita, M.Kom. dan Guntoro, ST., M.Kom., serta dibantu oleh mahasiswa Muhammad Fadli dan kawan-kawan, mendampingi siswa mempraktikkan langsung alur kerja computer vision.

    Dalam sesi praktik (hands-on), para siswa diajarkan cara melakukan pra-pemrosesan citra digital menggunakan aplikasi Snapseed, seperti mengatur kontras, kecerahan, dan manipulasi garis batas tepi (edge). Selanjutnya, siswa melakukan eksperimen pendeteksian objek dan Optical Character Recognition (OCR) menggunakan fitur Google Lens.



    Keterangan Foto 2: Antusiasme siswa SMKN 8 Pekanbaru saat mempraktikkan pengolahan citra digital langsung menggunakan gawai pribadi mereka.

    Inovasi pembelajaran yang dibawa oleh tim Fasilkom Unilak ini terbukti membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Berdasarkan hasil pengukuran evaluasi instrumen Guttman yang dilakukan tim sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pelatihan, terjadi peningkatan kemampuan teknis siswa yang sangat tajam.

    "Hasil evaluasi mencatat tingkat pemahaman siswa melonjak secara signifikan dari angka 43,6 persen menjadi 97,6 persen. Ada peningkatan pemahaman absolut sebesar 54 persen. Ini membuktikan bahwa metode praktik langsung menggunakan perangkat gawai yang akrab dengan keseharian mereka sangat efektif untuk mentransfer ilmu yang rumit menjadi aplikatif," tambah Loneli.

    Melalui program yang didanai oleh Skema Pengabdian Universitas Lancang Kuning ini, tim pengabdi berharap pihak SMKN 8 Pekanbaru dapat terus mengintegrasikan pendekatan praktik pengolahan citra ke dalam mata pelajaran produktif kejuruan. Dengan demikian, lulusan SMK di Pekanbaru akan semakin melek teknologi visual dan siap bersaing sebagai talenta digital yang inovatif di dunia industri.

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Smartphone Jadi Lab AI, Dosen Fasilkom Unilak Latih Siswa SMKN 8 Pekanbaru Computer Vision
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar

    Berita Terkait