Harga TBS Sawit Riau Naik, Umur 9 Tahun Tembus Rp 3.543 per Kilogram

Daftar Isi


    LANCANGKUNING.COM,Pekanbaru- Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Mitra Plasma kembali melaksanakan rapat penetapan harga. Berdasarkan hasil rapat tersebut, harga TBS kelapa sawit untuk periode 21–27 Januari 2026 mengalami kenaikan dan telah menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yang disepakati oleh seluruh tim.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, mengatakan bahwa kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun, yakni sebesar Rp 22,13 per kilogram atau naik 0,63 persen dibandingkan periode sebelumnya. Dengan kenaikan tersebut, harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan ditetapkan menjadi Rp 3.543,36 per kilogram.

    “Harga ini berlaku untuk satu minggu ke depan sesuai dengan hasil kesepakatan tim penetapan harga,” ujar Supriadi, Rabu (21/1/2026).

    Selain itu, Supriadi menjelaskan bahwa harga cangkang ditetapkan berlaku untuk satu bulan ke depan dengan harga sebesar Rp 19,47 per kilogram. Pada periode ini, indeks K yang digunakan adalah indeks K untuk satu bulan ke depan, yakni sebesar 92,67 persen. Sementara itu, harga penjualan crude palm oil (CPO) minggu ini mengalami kenaikan sebesar Rp 204,60, dan harga kernel naik sebesar Rp 140,98 dibandingkan minggu sebelumnya.

    Dalam rapat tersebut juga dibahas adanya beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8, apabila PKS tidak melakukan penjualan atau terkena validasi dua, maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim. Jika tetap tidak memenuhi ketentuan, maka digunakan harga rata-rata KPBN.

    “Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp 14.437,00 per kilogram, sedangkan harga kernel KPBN sebesar Rp 11.625,00 per kilogram,” jelas Supriadi.

    Ia menegaskan bahwa kenaikan harga TBS mitra plasma pada periode ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya harga CPO dan kernel di pasaran. Hal tersebut berdampak langsung terhadap nilai jual TBS yang diterima petani.

    Dalam proses penetapan harga TBS, Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga terus melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga sesuai dengan regulasi yang berlaku serta berkeadilan bagi kedua belah pihak yang bermitra.

    “Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan hasil kerja serius seluruh stakeholder yang didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(rie)


    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Harga TBS Sawit Riau Naik, Umur 9 Tahun Tembus Rp 3.543 per Kilogram
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar

    Berita Terkait