Dr Amir Yanto: Pengetahuan Intelijen Wajib menjadi dasar umum Warga Adhyaksa

Daftar Isi

    Foto: Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Dr. Amir Yanto menyampaikan apresiasi kepada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI serta peserta Pendidikan dan Pelatihan pembetukan jaksa (PPPJ) 

     


    Lancang Kuning- Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Dr. Amir Yanto menyampaikan apresiasi kepada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI serta peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan ke-79, yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan selama empat bulan lamanya dengan penuh semangat. Senin (12/09/22).

    Amir mengungkapkan, Keuletan serta kegigihan yang akhirnya mengantarkan Anda para peserta yang pada beberapa hari nanti akan dilantik sebagai Jaksa. 

    Melalui PPPJ tahun 2022 ini, JAM-Intelijen berharap ke depannya lahir generasi pembaharu Kejaksaan yang akan meneruskan tongkat estafet generasi sebelumnya untuk secara berkesinambungan, memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan pelaksanaan penegakan hukum yang bermartabat di tengah masyarakat pencari keadilan dan pengembalian public trust institusi Kejaksaan.

    “Menyandang status dan predikat sebagai seorang Jaksa tentunya harus dibarengi kesadaran dan komitmen untuk melaksanakannya sebagai sebuah amanah yang harus dijaga. Selain itu tambahnya, Jaksa diharapkan dapat menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berintegritas untuk mewujudkan optimalisasi kinerja,” ujar JAM-Intelijen.

    JAM-Intelijen juga menyampaikan kegiatan intelijen mengharuskan untuk dekat dengan sumber informasi yang berarti berada di dekat garis musuh atau disebut behind the enemy. Itu sebabnya terdapat istilah spionase atau aktivitas untuk memata-matai, dimana informasi yang dihimpun haruslah seakurat mungkin, sehingga tidak jarang mereka merekrut langsung sumber informasi (informan) dalam kegiatan spionase.
     
    “Dukungan teknologi sangat diperlukan dan seringkali sangat menentukan keberhasilan operasi intelijen ataupun spionase. Keunggulan organisasi intelijen terletak pada kemampuannya untuk mengorganisasikan sumber-sumber informasi dan jaringan informasinya yang kemudian dapat difungsikan sesuai dengan pengertian intelijen,” pungkas JAM-Intelijen.

    JAM-Intelijen menjelaskan bahwa pengetahuan intelijen seharusnya menjadi bagian dari pengetahuan umum warga Adhyaksa. Intelijen muncul dari hasil pembelajaran naluri dasar manusia untuk merespon ancaman maupun gangguan pada dirinya. Setiap orang tanpa disadari sebenarnya sudah menerapkannya dalam bentuk yang sangat sederhana dan belum diorganisasikan sebagai bentuk berpikir strategis.

    Selanjutnya, iya memaparkan harapan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) Kejaksaan yaitu Senantiasa bertumpu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Standard Operating Procedure (SOP).  Selalu berupaya meningkatkan wawasan, pemahaman, dan pengetahuannya guna meningkatkan kemampuan dan keterampilannya.
     
    Selain dari pada itu, Kuat dalam memegang komitmen, kukuh dalam menjaga disiplin diri, teguh dalam pendirian, loyalitas, kesetiaan dan Integritas, serta mampu menjaga kerahasiaan yang dapat dipertanggungjawabkan pada setiap waktu dan setiap saat diperlukan. 
    Memiliki naluri, sifat dan sikap responsif yang cepat, spontanitas tinggi terutama dalam memupuk semangat dan inisiatif; 
    Mampu bekerja dalam senyap walaupun berada ditengah hiruk pikuknya keramaian dan kekisruhan; 
    Mampu memiliki strategi, kepekaan dan sensitivitas dalam mengantisipasi berbagai dinamika persoalan dan menemukan solusi.

    Pada kesempatan ini JAM-Intelijen juga menyampaikan beberapa program unggulan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, yaitu Jaksa Jaga Desa, Pengamanan Pembangunan Strategis, Jaksa Menyapa, Pengamanan Investasi, Tabur (Tangkap Buronan), Pengamanan Sumber Daya Organisasi (SDO) Kejaksaan, Digital Forensic, Pemberantasan Mafia Tanah, dan program-program lain.
      
    “Sebagai calon Jaksa, saya meminta seluruh peserta PPPJ Angkatan 79 Gelombang I dimanapun nanti ditempatkan selalu mengingat bahwa “Tempatmu bekerja adalah Ladangmu, kerjakanlah dengan ikhlas dan sungguh-sungguh agar menghasilkan yang terbaik,” ujar Amir yanto. (LK/SH) 

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Dr Amir Yanto: Pengetahuan Intelijen Wajib menjadi dasar umum Warga Adhyaksa
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar