Mesjid Agung Al-Huda di Tembilahan, Mesjid Nan Indah dan Bersejarah

Daftar Isi

    Mesjid Al-Huda dibangun pada tahun 1900, dimana mesjid ini terletak di pusat Kota Tembilahan, Indragiri Hilir. Mesjid Al-Huda merupakan salah satu mesjid lama yang tercantik di Indragiri Hilir. Mesjid ini memiliki 4 menara yang tinggi, Mesjid Al-Huda dapat menampung sebanyak lebih kurang 3000 orang jama’ah.

    Mesjid Al-Huda yang terletak di Jl. Jend. Sudirman memiliki pemandangan yang indah yang mana sangat dekat posisinya dengan tepian sungai Indragiri. Mesjid Al-Huda ini merupakan mesjid yang bersejarah yang ada di Indragiri Hilir.  

    Mesjid Al-Huda dibangun dengan kontruksi bangunan dari kayu dan menggunakan atap sirap yaitu atap yang dibuat dari kayu ulin. Mesjid Al- Huda ini merupakan pusat kegiatan keislaman yang ada di Kota Tembilan, Mesjid ini juga merupakan satu-satunya mesjid yang ada di Kota Tembilahan.

    Mesjid Al-Huda telah mengalami perombakan beberapa kali untuk melakukan pembangunan dan peluasan mesjid. Dahulu Mesjid Al-Huda merupakan nama dari mesjid yang ada di Kota Tembilahan ini, pada terbentuknya Kabupaten Indragiri Hilir maka Mesjid Al-Huda berubah nama menjadi Mesjid Raya Al-Huda. Kemudian mengacu pada Keputusan Kementerian Agama Nomor : 394 tahun 2004 tentang penetapan status Mesjid Wilayah terdiri dari : 

    1. Mesjid pada Tingkat Pusat di sebut Mesjid Negara. 
    2. Mesjid pada Tingkat Propinsi disebut Mesjid Raya. 
    3. Mesjid pada tingkat Kabupaten/Kota disebut Mesjid Agung,
    4. Mesjid pada tingkat Kecamatan disebut Mesjid Besar, 
    5. Mesjid pada tingkat Desa/Kel disebut Mesjid Jami'.

    Sehubungan dengan edaran surat tersebut diatas yang diterima pada tanggal 8 Februari 2010 maka berubahlah Mesjid Raya Al-Huda menjadi Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan. Peresmian pemakaian Masjid Agung Al-Huda Tembilahan dilakukan oleh Bapak Drs. H. Azwin Yacub (Bupati Indragiri Hilir) pada tanggal 12 Januari 1999 M bersamaan dengan tanggal 24 Ramadhan 1419 H. 

    Banyak kegiatan yang telah dilaksanakan di Mesjid Agung Al-Huda ini, seperti Ibadah Shalat Fardhu 5 waktu, Shalat Jum’at, Shalat Sunat Rawatib, Shalat Idul Fitri, Shalat Idul Adha dan lain-lain. Peringatan hari-hari besar islam, pembinaan umat islam dalam bentuk dakwah, ceramah agama islam secara rutin (ba’da shalat shubuh, kultum, dan ba’da shalat maghrib). Pembinaan generasi muda islam melalui kegiatan Remaja Masjid. Pelaksanaan ibadah sosial seperti ibadah qurban, zakat fitrah / maal, santunan anak yatim, muallaf, fisabilillah, berbuka puasa bersama dan khatam al-qur’an. Kegiatan taman pengajian Al-Qur’an (TPA). 

    Dengan ukuran yang besar itu Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan memiliki lantai I dan lantai II. Di mana lantai I merupakan ruang sholat. Dengan berbagai ruang yang ada, seperti, Ruang Koordinator Masing-Masing Bidang, Ruang Sekretariat,Ruang Perpustakaan Mini, Ruang Remaja Masjid, Ruang Gudang, Tempat Wudhu, MCK dan Marbot. Lantai II terdiri dari, Ruang Yayasan Al-Huda, Ruang Shalat Hari Jum’at dan Lebaran, Asrama Masjid Al-Huda, Ruang TPA / Tahfiz Al-Qur’an. Dengan jumlah kubah 1 buah dan 4 buah menara. (hyAzn)

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Mesjid Agung Al-Huda di Tembilahan, Mesjid Nan Indah dan Bersejarah
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar

    Berita Terkait