Woww,, Pemain Bayern Munchen Ini Makan Steak Seharga 19 Juta

Daftar Isi

    Foto: Franck Ribery

    LancangKuning.com, Munich - Memiliki gaji tinggi membuat makanan mahal bukan masalah bagi bintang sepak bola dunia termasuk Franck Ribery. Baru-baru ini, bintang Bayern Munchen itu menyantap steak buatan Salt Bae seharga 12 ribu euro atau Rp 19 juta.

    Seperti dilansir Marca, Franck Riberykedapatan mampir ke restoran steak milik Nusret Gokce yang dikenal dengan sebutan Salt Bae. Restoran yang berada di Dubai ini memang terkenal sebagai restoran kelas atas.

    Beberapa bintang sepak bola seperti David Beckham, Paul Pogba, dan Diego Maradona pernah mampir ke restoran ini. Selain karena steaknya yang disebut enak, sang pemilik juga terkenal dengan metode memotong dagingnya yang unik.

    Dalam video yang beredar di internet, Ribery pun menyaksikan langsung Salt Bae memotong steaknya. Nah, steak yang dipesan Ribery ternyata seharga 12 ribu euro

    Baca Juga: Mafia Bola Pernah 'Serang' 3 Liga Elite Eropa

    Siapa sangka, harga steak ini ternyata membuat Franck Ribery dikritik warganet. Mereka menilai Ribery telah menghambur-hamburkan uang dengan memakan steak tersebut.

    Murka

    Foto: Franck Ribery. (AFP/Ronny Hartmann)

    Mendapat kritikan, Ribery pun tak tinggal diam. Lewat akun twitter, pemain asal Prancis ini menyebut para warga net tidak berhak mengkritiknya.

    "Mari mulai dengan mereka yang cemburu, pembenci, dan mereka yang lahir hanya karena kondom berlubang. Persetan dengan ibu Anda, nenek Anda dan bahkan keturunan Anda. Saya tidak berutang apapun kepada Anda," tulis Ribery.

    Sukses saya, di atas segalanya terima kasih kepada Tuhan, diri saya, dan orang-orang tercinta yang percaya kepada saya," tulis Ribery lagi. (LKC)

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Woww,, Pemain Bayern Munchen Ini Makan Steak Seharga 19 Juta
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar