Daftar Isi

Foto : Kadishub Ardiansyah pantau kesiapan sarana prasaran e-ticketing roro Bengkalis
Lancang Kuning, BENGKALIS – Era baru layanan penyeberangan Roro Bengkalis–Sungai Pakning segera dimulai. Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyiapkan penerapan e-ticketing yang dijadwalkan mulai diluncurkan pada Oktober 2026, dengan satu pesan tegas: tak ada lagi celah bagi kendaraan untuk masuk ke kapal tanpa terlebih dahulu membeli tiket.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, menegaskan penerapan sistem tiket elektronik tersebut tidak hanya berbicara soal kemudahan transaksi. Sistem ini juga harus mampu memastikan setiap kendaraan yang masuk ke area penyeberangan benar-benar tercatat dan telah memiliki tiket.
Karena itu, berbagai titik yang dinilai masih berpotensi dimanfaatkan untuk menerobos masuk terus dievaluasi. Salah satunya jalur khusus sepeda motor yang menjadi perhatian Dishub dalam penataan infrastruktur di kawasan pelabuhan.
“Untuk posisi gate jalur motor agar diperkecil lagi, agar tidak ada yang menerobos dan membeli tiket dalam penerapan e-ticketing nanti,” tegas Ardiansyah saat melakukan peninjauan ke lapangan beberapa waktu lalu.
Menurutnya, penerapan e-ticketing masih dalam tahap evaluasi dan penyempurnaan. Bersamaan dengan itu, pembangunan serta pembenahan infrastruktur di dua dermaga penyeberangan terus dikebut agar sistem baru tersebut dapat berjalan maksimal ketika resmi diterapkan.
Langkah tersebut menjadi penting mengingat jalur Roro Bengkalis–Sungai Pakning selama ini menjadi salah satu urat nadi transportasi masyarakat. Antrean kendaraan yang mengular, terutama pada momentum tertentu, kerap menjadi persoalan yang membutuhkan penanganan serius.
Ardiansyah mengatakan program e-ticketing merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis di bawah kepemimpinan Bupati Bengkalis untuk membenahi pelayanan penyeberangan sekaligus mengurai persoalan antrean yang selama ini dikeluhkan pengguna jasa.
Ia menyebutkan, sistem tersebut sebelumnya telah dilakukan uji coba pada momentum arus mudik dan balik Idul Fitri. Hasilnya, penerapan e-ticketing berjalan cukup baik dan mampu mencegah terjadinya antrean panjang seperti yang selama ini dikhawatirkan.
“Alhamdulillah, saat uji coba e-ticketing ini berjalan dengan baik dan tidak ada antrean pada saat Idul Fitri yang lalu,” ujar Ardiansyah.
Dengan pengalaman uji coba tersebut, Dishub kini mematangkan sistem sekaligus memperkuat infrastruktur pendukung sebelum peluncuran pada Oktober mendatang. Ardiansyah berharap masyarakat dapat mendukung proses tersebut dan bersabar selama pembangunan masih berlangsung.
“Kami mohon doa dari masyarakat agar pembangunan infrastruktur yang kami gesa ini dapat selesai secepatnya,” harapnya. (LK/Fz).







Komentar