Daftar Isi

Foto: Trio dan Yusnaldi didampingi pengusaha Yadi, Tim Konsultan pengawas serta staf pegawai kedua instansi tinjau Tempat Penampungan Sementara pedagang di Jalan Jenderal Sudirman, Tembilahan. (Dok. Hariadi)
Lancang Kuning, INHIL – Pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi pedagang di Jalan Jenderal Sudirman, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus dikebut. Progres pembangunan TPS tersebut kini telah mencapai sekitar 90 persen.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUTRPKP) Inhil dan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Inhil kompak turun langsung meninjau lokasi, Minggu (23/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, kedua kepala dinas turut didampingi konsultan teknis dan pengusaha ayam. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan TPS yang akan digunakan dalam proses relokasi pedagang, khususnya setelah adanya penambahan area pasar basah.
Kepala DPUTRPKP Inhil Yusnaldi, ST., M.M mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan, pembangunan TPS ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu minggu lagi dan selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh para pedagang.
“Insyaallah seminggu lagi sudah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh pedagang. Untuk pengaturannya nanti akan dikoordinasikan langsung oleh DKUPP Inhil,” ujar Yusnaldi, kepada Wartawan.
Ia menjelaskan, pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan di lapangan dapat diselesaikan dalam pekan ini sehingga proses relokasi pedagang dapat segera dilakukan.

Selain pembangunan TPS, Pemerintah Daerah juga tengah mempersiapkan pembangunan Pasar Yos Sudarso Tembilahan. Ia menyebutkan, dalam pekan ini diharapkan sudah terdapat pemenang proyek setelah melalui proses evaluasi oleh Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa.
“Kalau nanti dalam evaluasi Pokja sudah ada pemenangnya, maka akan kita tindaklanjuti dengan pembangunan Pasar Yos Sudarso Tembilahan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DKUPP Inhil, Dr. Trio Beni Putra, SE,. M.M menyampaikan berdasarkan data dari DPUTRPKP, jumlah keseluruhan lapak untuk pedagang basah dan kering mencapai sekitar 630 lapak.

Trio menambahkan, DKUPP Inhil telah menyiapkan tahapan relokasi, mulai dari pendataan hingga proses verifikasi pedagang. Verifikasi tersebut ditargetkan selesai pada hari ini.
“Setelah verifikasi selesai, mudah-mudahan besok kita sudah bisa merancang teknis pengundian dan penetapan lapak-lapak. Perlu diketahui, hari ini adalah hari terakhir pendataan pedagang," jelasnya.
Dengan demikian, ketika pembangunan TPS selesai dikerjakan oleh DPUTRPKP, DKUPP Inhil diharapkan telah siap melakukan relokasi pedagang ke lokasi yang baru.
“Jadi, ketika lapak selesai dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum, kita sudah selesai melakukan persiapan untuk merelokasi pedagang ke tempat yang baru,” pungkas Trio. (LK/Har)







Komentar