Daftar Isi

Foto: Seminar dan Pelatihan AI di Kampus Institut Teknologi Bisnis Riau bersama Garuda Cyber, Pekanbaru. (Dok. Kampus)
Lancang Kuning, PEKANBARU – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin pesat dan mulai merambah ke berbagai bidang, termasuk industri kreatif digital.
Menyikapi hal tersebut, Institut Teknologi Bisnis (ITB) Riau menggelar seminar bertajuk pembuatan foto dan video berbasis AI yang diikuti mahasiswa dengan antusias tinggi, Selasa (21/4/2026) kemarin.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional, Afmerita Cheline, S.Si, CDM, CHCM, yang merupakan karyawan dari PT Cyber Garuda Indonesia.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bagaimana teknologi AI mampu mempermudah proses pembuatan konten visual secara cepat, efisien, dan tetap kreatif.
Seminar ini juga membahas penggunaan berbagai aplikasi populer seperti Google Labs, Gemini AI, Flow, hingga CapCut dalam menghasilkan foto dan video berbasis AI.
Peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung dalam mengolah ide menjadi visual digital dengan bantuan AI.

Dalam sesi tersebut, Afmerita menekankan bahwa AI bukanlah pengganti kreativitas manusia, melainkan alat pendukung untuk mempercepat proses produksi konten.
“Mahasiswa perlu memanfaatkan teknologi ini secara bijak untuk meningkatkan daya saing di dunia digital, terutama di bidang pemasaran dan bisnis kreatif,” ujarnya.
Kemudian, peserta juga diperkenalkan dengan teknik dasar prompt engineering, yaitu cara memberikan instruksi yang tepat kepada AI agar menghasilkan output sesuai keinginan. Teknik ini dinilai penting untuk menciptakan foto AI yang realistis maupun video AI yang menarik.
Seminar ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan ITB Riau, mulai dari rektor, wakil rektor, para kepala program studi (kaprodi), hingga dosen-dosen ITB Riau, Pekanbaru.
Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan budaya akademik yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.
Selain sebagai wadah peningkatan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan kapasitas dosen dalam menghadapi tantangan dunia industri dan transformasi digital yang terus berkembang.
Seiring dengan tren global penggunaan AI dalam produksi konten digital, banyak perusahaan dan pelaku bisnis mulai mengadopsi teknologi ini untuk kebutuhan promosi, branding, hingga media sosial.
Hal ini membuka peluang besar bagi mahasiswa, khususnya di bidang bisnis digital, untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Para peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya seminar ini. Mereka tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan, baik untuk keperluan akademik maupun bisnis.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, ITB Riau menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di era digital.
Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna meningkatkan kesiapan mahasiswa dan dosen dalam menghadapi dunia kerja berbasis teknologi. (LK)







Komentar