Kasus Penangkapan BBM Subsidi di Inhil, Kuasa Hukum Samsul Ahyar Tuntut Keadilan

Daftar Isi


    Foto: Hadi Mardiansyah bertemu Samsul Ahyar di Mapolres Inhil, Tembilahan. (Dok. FB Hadi Mardiansyah)



    Lancang Kuning, INHIL – Kasus dugaan penyalahgunaan niaga BBM subsidi yang menjerat Samsul Ahyar dan tengah menjadi perhatian publik di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kini memasuki tahap proses hukum. Menyikapi hal tersebut, kuasa hukum Samsul Ahyar, Hadi Mardiansyah, akhirnya angkat bicara.

    Dalam pernyataan resminya, Hadi menegaskan bahwa pihaknya menghormati dan mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berjalan. 

    Ia menekankan bahwa proses hukum harus dilaksanakan secara objektif, proporsional, dan berkeadilan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah.

    “Tentu kami menghormati proses hukum yang ada. Namun kami berharap penanganan perkara ini dilakukan secara adil dan transparan dengan melihat seluruh aspek, tidak hanya dari sisi normatifnya saja,” ujar Hadi, Sabtu (11/04/2026) di Tembilahan.

    Lebih lanjut Hadi menjelaskan, dugaan tindak pidana yang disangkakan kepada kliennya tidak dapat dilepaskan dari kondisi riil di lapangan. 

    Ia menyebutkan bahwa di Desa Pengalihan, Kecamatan Enok, hingga saat ini belum terdapat penyalur resmi BBM dari Pertamina sehingga masyarakat mengalami keterbatasan akses terhadap BBM subsidi.

    Dalam kondisi tersebut, Samsul Ahyar disebut berinisiatif membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Meski diakui terdapat potensi pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku, pihak kuasa hukum menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki niat melakukan penimbunan BBM sebagaimana yang disangkakan.

    “Apa yang dilakukan klien kami lebih kepada upaya membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM di daerahnya, bukan untuk praktik penimbunan,” tegas Hadi.

    Pihak kuasa hukum juga menyatakan akan mengawal proses hukum ini secara profesional, mulai dari tahap penyidikan hingga pembuktian di persidangan, guna memastikan fakta-fakta yang sebenarnya dapat terungkap secara terang.

    Di sisi lain, mereka berharap peristiwa ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah, khususnya terkait belum meratanya distribusi BBM subsidi di wilayah terpencil di Kabupaten Indragiri Hilir.

    “Kami berharap ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan distribusi BBM subsidi dapat lebih merata dan menjangkau seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir,” tambahnya.

    Menutup pernyataannya, Hadi mengajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses hukum yang berjalan serta tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan, sembari tetap menjunjung tinggi nilai keadilan, baik secara hukum maupun kemanusiaan. (LK/RLs) 

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Kasus Penangkapan BBM Subsidi di Inhil, Kuasa Hukum Samsul Ahyar Tuntut Keadilan
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar

    Berita Terkait