Daftar Isi

LANCANGKUNING.COM,Pekanbaru-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru meningkatkan pengawasan terhadap pangan yang dijual selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Salah satu kegiatan pengawasan dilakukan di Pasar Takjil Jalan WR Supratman, Kota Pekanbaru, guna memastikan makanan dan minuman yang dijajakan kepada masyarakat aman untuk dikonsumsi.
Kegiatan intensifikasi pengawasan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, bersama jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru. Pengawasan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari potensi peredaran pangan yang mengandung bahan berbahaya.
Dalam kegiatan tersebut, tim BBPOM tidak hanya melakukan pengawasan terhadap produk yang dijual, tetapi juga memberikan edukasi kepada para pedagang maupun pengunjung pasar takjil. Edukasi dilakukan melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai pentingnya keamanan pangan.
Petugas juga membagikan berbagai materi sosialisasi berupa leaflet dan brosur yang berisi informasi tentang cara mengenali makanan yang aman dikonsumsi serta bahaya penggunaan bahan kimia berbahaya dalam produk pangan.
Selain memberikan edukasi, tim BBPOM turut melakukan pengambilan sampel dari sejumlah makanan dan minuman yang dijual di lokasi tersebut. Sampel tersebut kemudian diuji untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan zat berbahaya seperti formalin, boraks, Rhodamin B, dan Metanil Yellow yang kerap disalahgunakan dalam produk pangan.
Kepala BBPOM Pekanbaru, Alex Sander, menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam melindungi konsumen, khususnya selama Ramadan ketika aktivitas jual beli makanan berbuka puasa meningkat.
“Pengawasan ini bertujuan memastikan makanan yang dijual kepada masyarakat benar-benar aman untuk dikonsumsi. Kami juga ingin menjaga kualitas pangan yang beredar selama bulan suci Ramadan,” ujar Alex Sander, Minggu (8/3).
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil sebanyak 15 sampel makanan dan minuman dari berbagai pedagang untuk dilakukan pengujian langsung menggunakan rapid test kit. Pengujian dilakukan di mobil Laboratorium Keliling milik BBPOM yang ditempatkan di sekitar area pasar takjil.
Beberapa jenis makanan dan minuman yang diuji di antaranya tahu goreng, kerupuk kulit, mie goreng, bakso, serta minuman cincau yang cukup populer sebagai menu berbuka puasa.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sampel yang diperiksa tidak mengandung bahan berbahaya. Dengan demikian, semua produk pangan yang diuji dinyatakan memenuhi standar keamanan pangan dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BBPOM Pekanbaru berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan semakin meningkat. Masyarakat juga diimbau untuk lebih cermat dalam memilih makanan, terutama selama Ramadan ketika permintaan terhadap takjil dan makanan siap saji meningkat secara signifikan.(rie)







Komentar