Daftar Isi
Foto: Ketua Komisi 1 DPRD Inhil, Razali, S.Ag., M.Si (Istimewa)
Lancang Kuning, INHIL - Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Razali berencana akan memanggil Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terkait Bimbingan Teknis (Bimtek) sejumlah aparatur Desa di Hotel Pacific Batam, Kepulauan Kepri, Senin - Rabu 17 Mei 2023.
Ketua menyebutkan pihaknya akan terlebih dahulu mempelajari persoalan tersebut kepada anggota Komisi 1 DPRD Inhil. Sebab Bimtek ini diklaim viral ditengah masyarakat maupun di media sosial (medsos).
"Saya baru tau 2 hari yang lalu soal ini. Jadi kami akan pelajari lebih dulu, kami lihat ini sudah viral di media sosial. Untuk sementara waktu belum bisa berkomentar banyak terkait ini, tapi Insyaallah kami panggil pihak terkait seperti DPMD dan inspektorat untuk memberikan penjelasan," ujar Razali melalui sambungan seluler WhatsApp, Jumat (19/5/2023).
Rencana pemanggilan itu, sambung Ketua Komisi, akan dilakukan dalam pekan ini.
"Insyaallah kalau tidak ada halangan, Minggu Siang atau Senin Pagi. Tergantung jadwal anggota Komisi dan pihak yang akan dipanggil," cetusnya singkat.
Menanggapi polemik itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Inhil, Trio Beni Putra mengatakan bahwa kegiatan itu dari program Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) wilayah Inhil.
Menurut Trio, kegiatan pelatihan sinergitas Kepala Desa, Pemberdayaan Keluarga Sejahtera (PKK), dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pembangunan desa berkelanjutan Kabupaten Inhil sah-sah saja dilaksanakan APDESI dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Semoga publik tidak menilai negatif upaya yang dilakukan APDESI apalagi kegiatan ini tentunya sudah dipersiapkan dengan benar dan sesuai ketentuan dalam rangka membentuk kemampuan aparatur desa yang handal," papar Trio kepada Wartawan, (17/5) kemarin.
Selain itu, dia menambahkan pada waktu pelaksanaan Bimtek, Bupati Inhil tidak dapat menghadiri karena melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan di Indragiri Hilir.
"Dari senin hingga hari ini, Bupati Inhil ada di Tembilahan, beliau menghadiri dan membuka berbagai kegiatan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.
Disamping itu, Ketua APDESI Kabupaten Indragiri Hilir Said Khairul Hanafiah membantah pernyataan Kepala Diskominfo Inhil. Dia menjelaskan program itu murni dari Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) yang tersebar di 20 Kecamatan di Inhil.
"Saya tegaskan, itu bukan program APDESI tapi murni dari BKAD yang menyelenggarakan. Saya sendiri hanya sebagai peserta Bimtek. Program ini juga sudah direncanakan sejak tahun 2022," ujar Ketua APDESI kepada Wartawan melalui sambungan seluler, belum lama ini.
Said menjelaskan untuk masing-masing desa dibebankan Rp7,5 Juta dan murni menggunakan anggaran desa. Kemudian, ini merupakan Bimtek gelombang pertama masih ada nanti gelombang kedua.
"Untuk peserta Bimtek sekitar 200-an. Pak Bupati juga kita undang tapi beliau tidak hadir, yang hadir mewakili Pak Tantawi Jauhari," tandasnya. (LK/Har)
Komentar