Daftar Isi

Foto: Gubernur Riau Syamsuar.
Lancang Kuning, PEKANBARU -- Pemprov Riau akan terus mengupayakan peningkatan vaksinasi lansia, karenanya diharapkan dukungan dari semua pihak. Apalagi pada saat ini jumlah vaksinasi lansia baru mencapai 68 persen untuk Provinsi Riau.
Hal ini disampaikan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 untuk vaksin dosis pertama, kedua dan vaksin booster sekaligus bakti sosial donor darah bagi masyarakat Pekanbaru yang diselenggarakan oleh Kagama Riau di Masjid Al-Falah Darul Muttaqin, Jalan Sumatera, Pekanbaru, Sabtu (19/03/2022).
"Jadi, kami ingin ini di atas 70 persen dan kalau bisa dosis vaksin pertama ini merata agar nantinya bisa mengurangi kasus aktif terpapar Covid-19," ucap Syamsuar.
Sebagai informasi, untuk realisasi target capaian vaksinasi pada 18 Maret 2022 lalu di Provinsi Riau untuk vaksin pertama mencapai 95,04 persen. Vaksin kedua di Provinsi Riau telah mencapai 72,25 persen.
Sementara itu, vaksinasi lansia dosis pertama mencapai 68,66 persen dan dosis kedua mencapai 49,57 persen. Selanjutnya, vaksinasi anak dosis pertama mencapai 61,80 persen dan dosis kedua 27,42 persen.
Syamsuar menyatakan pada saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir dan penyebarannya masih sangat masif. Harus ada upaya signifikan untuk menghentikan penyakit ini.
"Kami sangat berharap masyarakat khususnya lansia untuk dapat sekiranya langsung melaksanakan vaksinasi di tempat - tempat yang telah disediakan," katanya.
Ia juga mengimbau seluruh kepada seluruh masyarakat, organisasi masyarakat, dan seluruh pihak terkait untuk bisa membantu pelaksanaan vaksinasi kepada lansia.
"Jika ada vaksinasi maka jangan ragu untuk langsung vaksin terutama bagi lansia karena Pemprov juga pihak terkait tentu memberikan fasilitas layanan kesehatan atau puskesmas yang terbaik," jelas Syamsuar.
Syamsuar juga menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan walaupun sudah melaksanakan vaksinasi baik itu vaksinasi I/II maupun booster.
"Kunci dalam pengendalian COVID-19 saat ini percepatan vaksinasi, baik itu vaksinasi suntikan yang kedua maupun untuk suntikan penguat (booster) juga kami minta kepada masyarakat mengingat pentingnya prokes, utamanya pemakaian masker," ucap Syamsuar.







Komentar