Daftar Isi

PEMBELAJARAN Tatap Muka (PTM) di Kota Pekanbaru yang dilakukan di salah satu sekolah.(ft:LK)
LANCANGKUNING.COM,PEKANBARU-Saat ini sekolah-sekolah di Kota Pekanbaru melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih terbatas. Meski demikian sekolah-sekolah yang melakuan PTM secara full day akan dikenai sanksi, dengan pencabutan izin belajarnya.
"Mereka yang tidak patuh bakal ditarik izinnya untuk belajar tatap muka terbatas di masa pandemi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas di Pekanbaru, Sabtu (13/11/2021).
Ismardi Ilyas mengingatkan hal ini menyikapi adanya niat bahkan kebijakan beberapa sekolah swasta setempat untuk menggelar PTM secara penuh.
"Kita ingatkan agar sekolah jangan buat kebijakan sendiri. Kalau ada informasi demikian sampaikan saja kepada kami," katanya lagi.
Dikatakan Ilyas, sekolah harus mengikuti kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri terkait belajar tatap muka.
"Mereka yang menerapkan "full day" saat ini sudah tidak sesuai dengan SKB," katanya.
Dirinya menilai kebijakan "full day" di sejumlah sekolah swasta mempengaruhi potensi penularan COVID-19, karena pandemi belum berakhir. Bahkan beberapa kota di pulau Jawa kini alami peningkatan.
"Kami tidak ingin muncul kasus kluster sekolah karena kebijakan sepihak dari sekolah, kita harus tetap disiplin pada protokol kesehatan, ingat 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencegah mobilitas interaksi ) masih jadi aturan yang harus dipatuhi dalam aktifitas masyarakat," katanya.
Maka itu lanjut dia, penerapan "full day" itu akan melanggar 5 M, jadi Disdik bakal memberi teguran kepada sekolah yang membuat kebijakan sepihak.
Dia sudah berulang kali mengingatkan sekolah agar jangan membuat kebijakan sendiri. Ia menilai sekolah swasta mestinya mengikuti aturan yang berlaku.
Apalagi sudah ada penambahan durasi PTM dalam sehari dari tiga jam menjadi empat jam. Penerapannya sudah berlangsung selama beberapa pekan.
Ia juga berharap, aktivitas PTM terbatas yang kini sedang berlangsung lancar tidak ada masalah peserta didik terkonfirmasi positif COVID-19, bisa di jaga dan dipertahankan.
"Saat ini aktivitas belajar mengajar berjalan baik, kita pastikan tidak ada guru atau murid yang terkonfirmasi COVID-19, mari kita sama-sama menjaga ini," tukasnya.(rie/ant)







Komentar