Ancaman Mundur Liverpool, Persis yang dilakukan MU 20 Tahun Lalu

Daftar Isi

    LancangKuning.com - Salah satu club Raksasa dari Britania Raya yaitu Liverpool mengeluarkan ancaman akan mengundurkan diri dari keikutsertaan pada salah satu kompetisi elit di Inggris, Piala Liga Inggris.

    Permasalahan Jadwal menjadi hal yang membuat rela untuk meninggalkan kesempatan juara di piala liga inggris tersebut. Namun ancaman semacam ini bukan menjadi hal baru, karena sekitar 20 tahun lalu Manchester United juga pernah mengeluarkan ancaman yang sama terkait permasalahan jadwal.

    Saat ini The Reds (Julukan Liverpool) sukses masuk ke perempatfinal piala liga inggris. Hal ini tak lepas dari kemenangan yang diraih the reds saat bersua dengan Arsenal pada Kamis dini hari. Laga sempat berjalan imbang dengan skor 5 – 5 dalam waktu normal 90 menit.

    Baca juga : Tempat Wisata di Pekanbaru

    Laga dilanjutkan ke babak adu penalti. Ternyata keberuntungan berpihak untuk Liverpool yang berhasil menang pada babak adu penalti dengan skor 5 – 4. Dani Ceballos adalah pemain Arsenal yang pada babak adu penalti gagal menceploskan bola ke gawang Liverpool, The Reds pun lolos babak perempat final.

     

    Ada hal menarik dibalik kemenangan Liverpool dan kelolosannya kebabak Perempat Final ini, khususnya untuk sang pelatih Jurgen Klopp yang akhirnya mampu menyudahai catatan buruk yang selalu menghantuinya karena selalu gagal lolos di babak ketiga Piala liga Inggris dalam 2 musim terakhirnya bersama Liverpool.

    api, hasil ini justru menimbulkan masalah baru untuk klub Merseyside tersebut. Babak perempatfinal dijadwalkan akan berlangsung mulai 16 Desember 2019. Tanggal itu yang membuat Liverpool protes.

    Seperti diketahui, sebagai juara Liga Champions, mereka harus tampil di Piala Dunia Antarklub 2019, yang berlangsung di Qatar pada 11-22 Desember 2019. Tak ayal, jadwal pertandingan dipastikan bentrok.

    Baca juga : Tempat Wisata di Riau

    Situasi ini membuat Liverpool meminta kepada English Football League (EFL) sebagai operator kompetisi untuk mencari jadwal baru. Jika tidak maka Liverpool bakal mengundurkan diri.

     

    Liverpool ternyata tidak sendirian karena rivalnya, MU, pernah melakukan hal serupa musim 1999/2000. Saat itu MU berstatus juara bertahan Liga Champions dan FIFA untuk pertama kalinya menghelat Piala Dunia Antarklub.

    Sebelumnya, FIFA menggelar Piala Interkontinental untuk mengadu tim terbaik Eropa dan Amerika Selatan. Mengingat saat itu perhelatan perdana, maka kehadiran MU sebagai juara Liga Champions sangat diharapkan.

    Turnamen itu dihelat 5-14 Januari di Brasil, sementara sekitar sebelumnya MU harus tampil di babak ketiga Piala FA. Jika lolos ke babak keempat yang dihelat 8 Januari 2000, maka jadwalnya bentrok.

    MU pun dihadapkan pada pilihan sulit mengingat mereka adalah juara bertahan Piala FA. Pada akhirnya manajer Sir Alex Ferguson dan Martin Edwards selaku Chief Executive klub bertemu dengan Executive Director Interim FA David Davies.

     

    Saat itu, FA meminta MU untuk tetap ikut Piala Dunia Antarklub dan mengindahkan saja Piala FA. Sebab, Inggris butuh kehadiran MU di sana mengingat FA tengah mengikuti bidding untuk jadi tuan rumah Piala Dunia 2006.
    Baca juga : Akreditasi Jurusan Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel


    FA khawatir kalau MU memilih absen akan berakibat buruk untuk pencalonan sebagai tuan rumah.

    "Kami sudah memberikan kesempatan Inggris untuk itu. Anda tidak bisa meminta pemain bertanding 70 kali semusim. Ada yang harus dikorbankan. Kami merasakan kekecewaan seperti suporter kami. Kami tidak bisa menyerah di Liga dan juga Liga Champions. Jadi kami harus mengorbankan Piala FA selama setahun," ujar Edwards seperti dikutip Independent.

    Pada akhirnya keputusan itu tak berbuah manis bagi MU maupun FA. FA gagal jadi tuan rumah Piala Dunia 2006 karena kalah bersaing dengan Jerman, sementara MU tersingkir di fase grup Piala Dunia Antarklub karena cuma finis posisi ketiga dengan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kalah (Zainal).

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Ancaman Mundur Liverpool, Persis yang dilakukan MU 20 Tahun Lalu
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar