Bantuan Pemerintah Picu Deflasi Sektor Penerbangan

Daftar Isi

    LancangKuning- Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan subsidi harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik memicu deflasi pada sektor penerbangan pada Oktober 2020. Subsidi diberikan dalam bentuk penghilangan biaya Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) di 13 bandara mulai 23 Oktober lalu hingga akhir Desember.

    "Ada penurunan tarif angkutan udara, memberikan andil deflasi 0,22 persen. Ini sebetulnya sudah terjadi dalam beberapa bulan terakhir, dimana pemerintah membantu pemulihan sektor transportasi udara dengan memberikan stimulus," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam paparan Indeks Harga Konsumen (IHK) Oktober 2020, Senin (2/11).

    Baca Juga : Ruas Jalan Inhu Menuju Kuansing Rusak Parah


    Deflasi pada angkutan penerbangan itu memicu deflasi pada kelompok pengeluaran transportasi sebesar 0,14 persen. Deflasi itu juga menyebabkan deflasi sub kelompok angkutan penumpang sebesar 0,68 persen.

    "Jadi, kalau kita lihat harga tiket sekarang jauh lebih murah. Ini dilakukan dengan harapan jumlah penumpang lebih meningkat," katanya.

    BPS mencatat terjadi kenaikan harga atau inflasi sebesar 0,07 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Oktober 2020.

    Sementara itu, secara tahun berjalan (year-to-date/ytd) terjadi inflasi sebesar 0,95 persen. Sedangkan secara tahunan (year-on-year/yoy) inflasi mencapai 1,44 persen pada Agustus ini.

    Baca Juga : Ini Sosok Pengendara Moge Paling Buas Hajar Wajah Intel TNI Pakai Kaki


    13 destinasi yang mendapatkan stimulus dari pemerintah meliputi Bandara Internasional Hang Nadim, Batam (BTH), Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang (KNO), dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar (DPS).

    Lalu, Bandara Internasional Kulon Progo, Yogyakarta (YIA), Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta (HLP), Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, Praya (LOP) dan Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang (SRG).

    Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, (MDC), Bandara Internasional Labuan Bajo (LBJ), Bandara Internasional Silangit, Tapanuli Utara (DTB), Bandara Internasional Blimbingsari, Banyuwangi (BWX), dan Bandara Internasional Adi Sucipto, Yogjakarta (JOG).

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Bantuan Pemerintah Picu Deflasi Sektor Penerbangan
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar