Unsur-Unsur Jurnalistik

Daftar Isi

    Lancangkuning.com - Perkembangan di dunia jurnalistik sebenarnya memiliki keterkaitan, termasuk di Indonesia. Di Indonesia, jurnalisme memiliki sejarah yang panjang yang dipengaruhi adanya perbedaan di antara masa-masa kepemimpinan.

    Di era penjajahan Belanda, penulisan jurnalistik atau berita cenderung berbahasa Belanda, namun tak jarang pada pemberitaan kontra rakyat Indonesia memuat tulisan-tulisan yang membangkitkan semangat nasionalisme.

    Sedangkan di masa penjajahan Jepang, jurnalisme tidak berkembang sebagaimana mestinya bahkan dibatasi. Tidak sedikit pula kantor pemberitaan yang ditutup karena menuliskan berita utama yang dimuat untuk membangkitkan semangat nasionalisme rakyat Indonesia.

    Seiring perjalanannya, jurnalisme mulai menunjukkan perkembangan yang pesat setelah era reformasi, terlebih lagi saat itu kebebasan berpendapat menjadi tuntutan rakyat. Hingga kini, media pemberitaan kian bertambah. Puncaknya ketika memasuki tahun 2004 yang banyak dipengaruhi digitalisasi.

    Baca Juga : Tempat Wisata di Riau

    Bahkan saat ini, berita dapat dilihat tanpa menunggu Koran atau surat kabar dicetak dan tidak perlu menyalakan televisi maupun radio dengan adanya teknologi digital. Kini, berita dapat dilihat sepanjang waktu hanya dengan ponsel pintar atau smartphone. Tidak heran, jika teknologi dan akses internet yang kian cepat menjadi media komunikasi paling diminati saat ini.

    Kendati perkembangan jurnalisme kian pesat dan mudah diakses, berita yang disuguhkan tetap harus memperhatikan etika-etika penulisannya, termasuk unsur-unsur dalam jurnalistik. Sebagaimana semestinya, jurnalistik atau berita memiliki makna sebagai sumber informasi terkait sesuatu yang terjadi.

    Dengan kata lain, berita adalah laporan tentang peristiwa yang disajikan lewat media cetak, elektronik, penyiaran, maupun media online atau internet agar masyarakat mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang kerap muncul ketika terjadinya sebuah peristiwa.

    Lalu, apa saja unsur-unsur jurnalistik yang harus diperhatikan meski pemberitaan saat ini kian cepat?

    Umumnya, berita harus memiliki enam unsur-unsur jurnalistik. Unsur-unsur jurnalistik yang harus ada di setiap berita tersebut adalah 5W+1H. 5W+1H merupakan rangkaian pertanyaan yang sering muncul dibenak masyarakat ketika terjadi suatu peristiwa, yakni terdiri dari What – Who–When - Where – Why dan How.

    Baca Juga : Akreditasi Jurusan Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Yos Sudarso

    5W+1H juga dikenal sebagai Piramida Terbalik di dalam dunia jurnalistik karena bentuknya. Di era penyiaran informasi yang kian cepat seperti saat ini, penulisan berita menggunakan Piramida Terbalik sangat dibutuhkan.

    Tak hanya memudahkan jurnalis atau wartawan sebagai pengolah informasi menjadi sebuah berita, unsur-unsur jurnalistik juga membantu pembagi untuk memahami setiap informasi yang disajikan dalam bentuk berita. Berikut ulasannya:

    1. What
      Unsur-unsur jurnalistik pertama adalah what, yakni terkait dengan peristiwa apa yang terjadi. Ketika terjadi suatu peristiwa, pertanyaan yang sering muncul di tengah masyarakat adalah apa yang terjadi sehingga layak untuk diberitakan.
    2. Who
      Unsur jurnalistik kedua yang harus ada dalam sebuah berita adalah who atau siapa. Hal ini terkait dengan siapa yang terlibat dalam suatu peristiwa, baik itu korban maupun pelakunya.
    3. When
      When yang diartikan sebagai kapan merupakan unsur-unsur jurnalistik terkait kapan suatu peristiwa terjadi. Unsur When memuat informasi terkait hari, waktu, tanggal maupun tahun suatu peristiwa itu terjadi.

    Baca Juga : Tempat Wisata di Pekanbaru

    1. Where
      Where atau dimana, merupakan unsur-unsur jurnalistik untuk memberikan informasi terkait dimana suatu peristiwa yang diberitakan terjadi. Yakni, berupa nama tempat atau lokasi, seperti kota maupun provinsi bahkan negara.
    2. Why
      Unsur jurnalistik berikutnya adalah why atau mengapa. Why memuat informasi tentang penyebab terjadinya suatu peristiwa yang diberitakan.
    3. How
      How atau bagaiamana merupakan unsur-unsur jurnalistik terakhir yang harus ada dalam setiap berita. How meliputi informasi terkait bagaimana suatu peristiwa itu terjadi.

    Sebuah berita, baik itu peristiwa politik hingga bencana alam tidak harus memenuhi unsur-unsur  jurnalistik dalam penulisan berita. Tak hanya sebagai syarat layak atau tidaknya sebuah informasi menjadi berita, unsur-unsur jurnalistik berfungsi sebagai jawaban atas pertanyaan yang muncul  dari rasa keingintahuan masyarakat terhadap suatu peristiwa.

    Selain itu unsur-unsur jurnalistik, berita yang disajikan baik melalui media online, media cetak maupun elektronik harus berdasarkan fakta di lapangan atau di lokasi peristiwa sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tak hanya itu, berita yang sajikan juga harus bersifat aktual, akurat, berimbang, lengkap, menarik dan mudah dipahami oleh pendengar maupun pembacanya.(V0l1-Yl)

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Unsur-Unsur Jurnalistik
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    50%

    Terinspirasi

    50%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar