Daftar Isi

PEKANBARU,Lancangkuning.com- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat tidak memberikan uang kepada gelandangan dan pengemis (gepeng) yang beraktivitas di persimpangan jalan. Kebiasaan memberikan uang dinilai dapat membuat aktivitas meminta-minta semakin berkembang.
Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, Junaedy, mengatakan sebagian gepeng yang terjaring dalam penertiban merupakan warga dari luar daerah. Mereka datang ke Pekanbaru dan memilih sejumlah persimpangan sebagai lokasi untuk mencari uang.
Selain meminta-minta kepada pengendara, sebagian gepeng juga menggunakan modus berjualan tisu di sekitar lampu lalu lintas.
"Rata-rata mereka itu ber-KTP di luar Pekanbaru. Itu kebiasaan mereka. Bukan untuk mencari nafkah saja, tapi untuk cari kaya," kata Junaedy, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, aktivitas tersebut sulit dihentikan karena sejumlah orang yang telah ditertibkan kembali melakukan kegiatan serupa. Bahkan, mereka berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya untuk menghindari petugas.
Dinsos Pekanbaru, kata Junaedy, telah melakukan penjangkauan terhadap gepeng yang ditemukan di jalan. Mereka didata dan sebagian ditempatkan di shelter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, gepeng yang diketahui berasal dari luar daerah akan dibantu untuk dipulangkan ke daerah asalnya. Petugas juga memberikan peringatan agar mereka tidak kembali melakukan aktivitas meminta-minta di persimpangan jalan.
"Setelah kita jangkau, kita data, masukan selter. Mana yang berasal dari luar daerah kita juga bantu pulangkan. Kami peringatkan jangan sampai mengulangi perbuatannya. Tapi ya mereka datang lagi, orangnya itu-itu saja," ujarnya.
Junaedy menyebut penertiban gepeng dilakukan Dinsos Pekanbaru secara rutin, bahkan setiap hari. Petugas menyusuri sejumlah titik yang dianggap rawan menjadi lokasi aktivitas gepeng.
Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus mencegah aktivitas meminta-minta di jalan semakin meluas.
Ia berharap masyarakat turut membantu pemerintah dengan tidak memberikan uang secara langsung kepada gepeng, khususnya yang beraktivitas di persimpangan.
Menurutnya, pemberian uang dari pengendara justru dapat menjadi faktor yang membuat gepeng terus kembali ke lokasi tersebut.
"Kalau terus diberikan, mereka akan datang lagi. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada gepeng di persimpangan," katanya.
Dinsos Pekanbaru mengingatkan warga yang ingin membantu masyarakat kurang mampu agar menyalurkan bantuan melalui lembaga atau saluran sosial yang tepat. Dengan begitu, bantuan dapat diberikan secara lebih terarah tanpa mendorong aktivitas meminta-minta di jalan raya.(rie)







Komentar