Daftar Isi
Foto: Evakuasi Monyet oleh Tim Gabungan BKSDA Riau di Kantor DPKP Indragiri Hilir. (Dok. Hariadi)
Lancang Kuning, INHIL – Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan perburuan maupun penangkapan monyet liar secara mandiri apabila kembali terlihat di wilayah Kota Tembilahan.
Tindakan tersebut justru dikhawatirkan dapat memicu perilaku satwa menjadi lebih agresif dan meningkatkan risiko terjadinya serangan terhadap warga.
Imbauan tersebut disampaikan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melalui Camat Tembilahan, Ari Syuria, menyusul masih berlangsungnya upaya penanganan kemunculan monyet liar yang beberapa hari terakhir meresahkan masyarakat.
Ari Syuria mengatakan, meskipun seekor monyet telah berhasil dijebak oleh tim gabungan di Jalan Tampomas Parit 14 pada Kamis (6/8/2026), masyarakat tetap diminta untuk tidak lengah.
Pasalnya, proses identifikasi oleh BBKSDA Riau masih dilakukan untuk memastikan apakah satwa tersebut merupakan monyet yang selama ini berkeliaran dan menyerang warga.
Mengacu pada arahan BBKSDA Riau, Ari menegaskan bahwa masyarakat tidak dianjurkan melakukan pengejaran ataupun upaya penangkapan sendiri apabila kembali menemukan monyet liar.
"BBKSDA Riau mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan perburuan ataupun pengejaran terhadap monyet liar. Satwa tersebut dapat bereaksi secara spontan ketika merasa terancam.
Kondisi itu berpotensi membuat monyet menjadi lebih agresif, bahkan dapat memicu tindakan yang membahayakan keselamatan masyarakat," ujar Ari Syuria.
Ia menjelaskan, tindakan yang tidak sesuai prosedur juga dapat memancing respons agresif dari monyet lain apabila masih terdapat satwa sejenis yang berada di sekitar lokasi. Karena itu, penanganan harus dilakukan oleh petugas yang memiliki pengalaman serta peralatan yang memadai.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama tim gabungan telah membuka Posko Penanggulangan Kera Liar yang menjadi pusat koordinasi penanganan apabila masyarakat kembali menemukan keberadaan monyet.
Ari mengimbau warga agar segera melaporkan setiap kemunculan monyet kepada petugas, tanpa melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
"Apabila melihat monyet liar, jangan dikejar, jangan dipancing, dan jangan mencoba menangkapnya sendiri. Segera laporkan ke Posko Penanggulangan Kera Liar agar tim dapat segera turun ke lokasi dan melakukan penanganan sesuai prosedur," tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan penanganan monyet liar sangat bergantung pada kerja sama seluruh pihak. Informasi yang cepat dari masyarakat akan memudahkan tim menentukan lokasi keberadaan satwa sehingga proses evakuasi dapat dilakukan secara aman dan efektif.
Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di luar rumah serta menghindari lokasi yang diduga menjadi jalur lintasan monyet apabila kembali terlihat.
"Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Tetap tenang, jangan panik, namun tetap waspada. Percayakan penanganan kepada petugas agar situasi dapat dikendalikan dengan aman tanpa menimbulkan risiko baru," pungkas Ari Syuria. (LK)







Komentar