Daftar Isi

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho
LANCANGKUNING.COM,Pekanbaru-Pemerintah Kota Pekanbaru mencatat lonjakan signifikan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho, realisasi PAD meningkat tajam dari kisaran Rp800 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi sekitar Rp1,2 triliun.
Kenaikan tersebut terjadi di tengah tantangan efisiensi anggaran dan tekanan fiskal yang dihadapi banyak daerah. Pemerintah kota menilai capaian ini tidak terlepas dari perubahan pendekatan dalam pelayanan publik, khususnya di sektor perpajakan dan perizinan.
Agung Nugroho menjelaskan, pemerintah berupaya mengubah persepsi masyarakat terhadap administrasi pajak. Proses yang sebelumnya dianggap rumit kini disederhanakan agar lebih mudah diakses oleh wajib pajak.
“Dengan memberikan kemudahan, masyarakat menjadi lebih terdorong untuk memenuhi kewajibannya. Ini yang kemudian berdampak pada peningkatan penerimaan daerah,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Salah satu kebijakan yang dinilai efektif adalah pemberian insentif berupa diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Program ini mendorong masyarakat untuk melakukan pembayaran lebih awal, sehingga berkontribusi langsung terhadap peningkatan penerimaan dari sektor properti.
Selain itu, pembenahan juga dilakukan pada sektor perizinan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) diminta memangkas prosedur yang berbelit, terutama dalam pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Proses yang lebih cepat dan transparan dinilai mampu meningkatkan minat pelaku usaha dalam mengurus legalitas.
Sejumlah sektor lain turut memberikan kontribusi terhadap kenaikan PAD. Pajak dari reklame, hotel, dan restoran menunjukkan tren positif sepanjang tahun berjalan. Di sisi lain, penerapan pajak opsen juga menjadi salah satu sumber tambahan yang memperkuat struktur pendapatan daerah.
Pemerintah kota menekankan pentingnya keseimbangan antara peningkatan pendapatan dan kualitas layanan publik. Agung menyatakan, setiap penerimaan daerah harus diikuti dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Beberapa program prioritas yang menjadi fokus antara lain perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas umum, serta pengelolaan kebersihan kota. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Dengan capaian tersebut, Pekanbaru dinilai semakin mendekati kemandirian fiskal. Pemerintah kota pun mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam memenuhi kewajiban pajak sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.(rie)







Komentar