Daftar Isi

Foto: Mahasiswa Kukerta UNRI berpoto bersama dengan produk yang ingin dipasarkan melalui online
Lancang Kuning, PEKANBARU - Tim Pengabdian Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Balek Kampung Universitas Riau tahun 2020 melaksanakan Kukerta di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Salah satu kegiataan Kukerta yaitu dengan membantu mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil Menangah (UMKM) milik warga di Kelurahan Sidomulyo untuk dipasarkan melalui online.
Promosi merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam pengembangan bisnis, sebab dengan adanya promosi, maka akan memperluas jangkauan konsumen dan pangsa pasar yang dituju. Oleh karena itu, dalam pengembangan UMKM ini, Tim Pengabdian Kukerta Balek Kampung Universitas Riau 2020 melakukan promosi secara lebih intensif salah satunya melalui saluran media sosial yang tersedia.
Tepatnya pada Sabtu (29/07/20) kemarin, Tim Pengabdian membantu salah satu pelaku UMKM setempat yaitu UMKM yang dimiliki oleh Djefri. UMKM tersebut memproduksi Keripik Tempe, Keripik Pare dan Jahe Merah Instan, yang berlokasikan di Perum Permata Bening 3P Blok CI No.17. Mahasiswa mempromosikan produk dengan cara memperkenalkan produk melalui Media Sosial seperti Instagram dan Youtube.
Usaha Mikro kecil dan menengah (UMKM) terus berkembang pesat menawarkan beragam produk dengan menggunakan Sosial Media sebagai salah satu platform / media yang dijadikan sebagai sarana promosi dan berjualan. Salah satunya adalah Instagram.
Instagram memanjakan pengguna untuk mengunggah foto dan video disertai tulisan yang banyak dimanfaatkan sebagai salah satu media pemasaran. Tanpa brosur, pamflet, bahkan spanduk UMKM dapat memamerkan produk sehingga para pengguna instagram dapat melihat produk mereka dan kemudian merasa ingin membeli produknya.
Selain Istagram, Youtube juga adalah salah satu media atau platform untuk mempromosikan Produk yang sering dilakukan para pemilik usaha di Era Digital 4.0 ini. Video yang di upload di Youtube mempunyai daya Tarik sendiri untuk memikat hati si penonton. Selain itu, konsep video dalam Youtube tersebut juga menentukan agar si penonton percaya dan tertarik untuk membeli produk tersebut.
Dampak yang dirasakan dengan memposting produk di Instagram dan Youtube yaitu akan membuat lebih banyak orang tahu tentang keberadaan UMKM tersebut. Selain menjual makanan, UMKM ini juga memberi jasa delivery.
“Dengan adanya kegiatan mempromosikan di media sosial, harapannya pelaku usaha mendapat manfaat dalam mengoptimalkan promosi usahanya sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas dan tanpa mengeluarkan biaya yang besar. Setelah metode atau cara ini berhasil, maka akan meberi keuntungan yang besar dan dapat membuat UMKM berkembang dengan cepat," ucap Melisa Isidora yakni salah satu perwakilan Tim Pengabdian Kukerta Mahasiswa.
Adapun tim pengabdian Kukerta di Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan terdiri dari 10 anggota, diantaranya, Leonardo Nainggolan (Agribisnis), Khoirani (Agribisnis), Widya Oktaviani (Agribisnis), Albert Christoper (Agribisnis), Sri Dewi Utami (Ilmu Kelautan), Melisa Isidora (Agribisnis), Debi Triwan Ika Anra (Agribisnis), Rahmi Aulia (Budidaya Perairan), Yuni Anjelia (Agribisnis) dan M. Dion Rizki Alfadya (Agribisnis).
(LK/Rls)







Komentar