Metodologi Desain Komunikasi Visual (DKV)

Daftar Isi

    LancangKuning.com - Pada zaman saat ini yang semakin modern pastinya tidak asing lagi dengan yang namanya desain komunikasi visual atau yang sering disebut DKV. Bahkan pada saat ini jurusan desain komunikasi visual sudah hampir menjadi jurusan wajib bagi banyak perguruan-perguruan tinggi swasta maupun perguruan negeri.

    Desain diambil dari kata designo dari bahasa itali yang artinya gambar. Sedang dalam bahasa Inggris desain diambil dari bahasa Latin yaitu designare atau Design yang artinya merencanakan atau merancang. Komunikasi yang bermaksud memberikan suatu pesan dari penyampai pesan kepada penerima pesan melalui suatu media dengan maksud tertentu.

    Baca juga : Tempat Wisata di Pekanbaru

    Dari kata communication yang diambil dara bahasa Inggris dan diambil dari bahasa Latin communis yang berarti sama. Visual bermakna segala sesuatu yang dapat dilihat dan di respon oleh indera penglihatan kita yaitu mata. Berasal dari kata Latin videre yang artinya melihat yang kemudian dimasukkan ke dalam bahasa Inggris visual. Dan dapat diartikan sebagai rupa, raut atau bentuk.

    Jadi Desain Komunikasi Visual itu sendiri merupakan cabang ilmu desain yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, teknik dan media dengan memanfaatkan bagian-bagian visual ataupun rupa untuk menyampaikan pesan dengan tujuan tertentu biasanya berupa tujuan informasi ataupun tujuan yang mempengaruhi perilaku.

    Desain komunikasi Visual juga membahas perihal yang berkaitan dengan komunikasi dan pesan, teknologi percetakan, penggunaan teknologi multimedia dan teknik persuasi pada masyarakat. Desain komunikasi visual tetap berkaitan dengan penampilan rupa yang dapat diterima oleh khalayak orang banyak dengan pikiran maupun perasaannya. Rupa yang mengandung pengertian atau makna, karakter serta suasana, yang mampu dipahami (diraba dan dirasakan) oleh khalayak umum atau terbatas.

    Baca juga : Pengertian Karakteristik Dan Ruang Lingkup Sosiologi

    Fungsi desain komunikasi visual

    Desain Komunikasi Visual dapat menjadi sarana identifikasi. Dengan membuat desain tentang seseorang atau sebuah produk, maka akan membuatnya menjadi lebih mudah dikenali. Terlebih bagi produk yang dijual, akan lebih mudah untuk dikenali dan menarik minat konsumen. Kemudian yang kedua adalah sebagai sarana instruksi dan informasi.

    Sebagai sarana arahan dan informasi, pada dasarnya desain komunikasi visual bertujuan memperlihatkan hubungan antara suatu hal dengan hal lainnya dalam petunjuk, arah, ukuran, dan posisi. Kemudian fungsi lainnya adalah sebagai sarana promosi dan presentasi. Tujuan dari Desain Komunikasi Visual adalah untuk menyampaikan pesan, mendapat perhatian secara visual sehingga mudah diingat.

    Unsur-unsur desain komunikasi visual

    Dalam setiap bidang ilmu pengetahuan, tentunya ada berbagai unsur-unsur yang penting di dalamnya. Unsur-unsur tersebut adalah warna. Dengan warna, seseorang bisa menampilkan jati diri, menyampaikan pesan, atau membedakan sifat-sifat visual secara jelas dalam menyampaikan pesan dari warna tersebut. Unsur selanjutnya adalah format. Format adalah bagian lain dalam desain yang mendeskripsikan besar ataupun kecilnya suatu bahan.

    Dengan menggunakan unsur ini, dapat menciptakan kontras dan penekanan pada objek desain anda. Berikutnya adalah tekstur, yang merupakan tampilan permukaan dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba. Selanjutnya ada ruang, yang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya pada objek yang sedang didesain.

    Lalu ada garis, yang merupakan unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin lainnya sehingga, bisa membentuk gambar garis lengkung, atau garis lurus. Terakhir tak ketinggalan adalah bentuk, yaitu segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar.

    Baca juga : Tempat Wisata di Riau

    Jurusan desain komunikasi visual dalam perkuliahan

    Visual, yang terbukti banyak peminatnya. Banyak hal-hal berprinsip mendasar yang dipelajari di program studi Desain Komunikasi Visual. Mengembangkan bentuk bahasa visual (bermain gambar), mengolah pesan (bermain kata) keduanya untuk tujuan sosial maupun komersial, dari individu atau kelompok yang ditujukan kepada kelompok lainnya.

    Visual berwujud kreatif dan inovatif, sementara isi pesan harus komunikatif, efisien dan efektif saling menolong dan memikul agar tersampaikan dengan baik pada sasaran. Cakupan pekerjaan desain komunikasi juga sangat luas, antara lain: mulai dari label produk atau makanan, desain logo yang mencitrakan sebuah lembaga atau perusahaan (branding), paket promosi dan kampanye sebuah program, hingga membuat iklan di media massa, dan lain sebagainya.(Hidayat)

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Metodologi Desain Komunikasi Visual (DKV)
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    100%

    Komentar