Kelebihan Dan Kekurangan Mikroprosesor Dan Mikrokontroler

Daftar Isi

    LancangKuning.com - Mikroprosesor adalah komponen dari cip yang memiliki sekeping silikon. Mikroprosesor memiliki komponen elektronik dan kandungan transistor. Mikroprosesor atau central processing unit atau disingkat dengan CPU.

    Mikroprosesor mempunyai berbagai kelebihan, salah satunya ialah dalam melakukan Reprogrammable. Reprogrammable merupakan program yang dapat melakukan program ulang untuk mendapatkan fungsi yang berbeda seperti fleksibel dalam berkembang dan dapat digunakan dalam banyak bidang misalnya: bidang komunikasi, bidang komunikasi, bidang informatika, kedokteran, dan sebagainya.

    Kekurangan dari mikroprosesor yaitu:

    1. Terjadinya keterkaitan dengan yang membuat software
    2. Kecepatan relatif rendah
    3. Adanya kerusakan pada software

    Baca juga : Tempat Wisata di Pekanbaru

    Akibatnya sistem tersebut menjadi terhambat dan berkemungkinan tidak dapat diperbaiki jika tidak diketahui kodenya. Ada banyak sekali jenis dari mikroprosesor disaat sekarang ini karena saat ini banyak sekali bahasa yang berbeda-beda sehingga hal tersebut dapat menyulitkan pemakai dalam pengembangannya.

    Fungsi Mikroprosesor

    Mikroprosesor memiliki fungsi paling utama yaitu sebagai unit untuk mengontrol kerja sistem. Selain hal itu mikroprosesor juga memiliki fungsi lain seperti:

    1. Mengerjakan fungsi dari operasi dan aritmetika
    2. Menyediakan waktu untuk siklus kerja sistem mikroprosesor
    3. Melakukan pelayanan terhadap sinyal interupsi dan mengirimkan sinyal kendali
    4. Mikroprosesor juga berfungsi sebagai operasi logika dan aritmetika
    5. Dapat mengambil perintah dan data dari memori

    Karakteristik Mikroprosesor

    1. Ukuran bus data internal

    Merupakan total keseluruhan jalur yang terletak dibagian dalam mikroprosesor yang mengetahui banyak total bit yang dapat ditransferkan antar masing-masing komponen pada mikroprosesor.

    1. Ukuran bus data eksternal
    2. total keseluruhan jalur yang terletak dibagian dalam mikroprosesor yang dapat digunakan untuk mentransfer data antar komponen yang ada dibagian dalam mikroprosesor dengan komponen yang ada di luar mikroprosesor.
    3. Kecepatan clock merupakan kecepatan yang dapat menuntun kerja pada mikroprosesor.

    Baca  juga : Menganalisis Desain Produk Keramik

    2. Fitur-fitur spesial

    Merupakan suatu fitur khusus yang digunakan untuk mendukung beberapa aplikasi multimedia, adanya fasilitas pada pemrosesan di floating point, dan sebagainya.

    Cara kerja dari mikroprosesor

    Dengan cara diarahkan oleh sebuah program dengan menggunakan kode bahasa mesin yang terlebih dahulu dimasukkan ke dalam sebuah memori di mikroprosesor tersebut. Agar mikroprosesor dapat memproses program di mikroprosesor yang terdiri dari rangkaian register, digital, pengolah logika aritmetika, dan rangkaian sekuensial.

    Mikrokontroler

    Mikrokontroler merupakan sebuah cip yangmana didalamnya terdapat suatu mikroprosesor yang telah di gabungkan dengan I/O dan memori (ROM/RAM). Dalam beberapa segi penggunaan mikrokontroler lebih banyak untungnya dibandingkan penggunaan mikroprosesor. Selama I/O internal dan memori yang masih bisa tercukupi, mikrokontroler tidak perlu menambahkan I/O eksternal dan memori. Proses produksi yang dilakukan secara masal dan menyebabkan harganya menjadi lebih murah dibandingkan dengan mikroprosesor.

    Kelebihan Mikrokontroller

    Kelebihan dari mikrokontroler sebagai berikut:

    1. Bahasa pemrograman assembly sebagai penggerak pada mikrokontroler

    Yang mana berpatokan pada digital dasar yang menggunakan bahasa pemrograman assembly, hal ini mengakibatkan melakukan operasi sistem menjadi ringan dan cepat untuk dikerjakan sesuai dengan menggunakan konsep sistem logika. Keuntungan lainnya bahasa assembly dapat sangat mudah dipahami karena parameter untuk input dan output secara langsung yang digunakan bisa diakses tanpa menggunakan perintah yang ribet.

    1. Tidak menggunakan banyak aturan dalam penulisan bahasa pemrograman yang dipakai dalam desain bahasa pemrograman assembly. Contohnya seperti huruf besar atau kecil dalam menggunakan bahasa assembly.
    2. Mikrokontroler yang tersusun dalam sebuah cip.
    3. , I/O, dan memori melakukan integrasi yang menjadi suatu kesatuan sistem yang dapat membuat mikrokontroler bekerja secara kreatif dan inovatif yang bisa mengadaptasikan kebutuhan dari sebuah sistem.
    4. Sistem running mikrokontroller berdiri sendiri

    Sistem running mikrokontroller tidak terkait dengan komputer tersebut sedangkan parameter yang dimiliki komputer hanya dapat dipergunakan mendownload perintah instruksi. Langkah untuk melakukan download pada komputer dengan mikrokontroler sangatlah mudah untuk digunakan karena hanya sedikit saja perintahnya.

    2. Mikrokontroler memiliki fasilitas tambahan yang nantinya akan dipergunakan untuk melakukan pengembangan yaitu memori dan I/O inovatif yang akan disesuaikan dengan sistem.

    Baca juga : Tempat Wisata di Riau

    Kekurangan dari mikrokontroler ialah hanya dapat men konfigurasi dan menjalankan satu perintah saja dalam satu waktu akibatnya perintah selanjutnya harus menunggu hingga perintah yang pertama telah selesai dijalankan.

    Jenis mikrokontroler:

    1. Reduced Instruction Set Computer atau RISC  memiliki instruksi yang terbatas akan tetapi RISC ini mempunyai sarana lebih banyak.
    2. CISC merupakan singkatan dari Complex Instruction Set Computer. CISC ini memiliki instruksi yang memiliki lebih lengkap akan tetapi disertai fasilitas seadanya.(Yuli)

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Kelebihan Dan Kekurangan Mikroprosesor Dan Mikrokontroler
    Sangat Suka

    30%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    70%

    Komentar