Ustaz Abdul Somad Bikin Geger Rutan Salemba, Ada Apa?

Daftar Isi

    Foto :Instagram/@ustadzabdulsomad_official
    Ustaz Abdul Somad


    LancangKuning.Com, JAKARTA – Warga binaan Rumah Tahanan Salemba dibuat geger, dengan kehadiran Ustaz Abdul Somad beberapa waktu lalu. UAS datang untuk berceramah dan menjawab pertanyaan dari para narapidana.

    Dilansir dari laman YouTube Solusi Umat (Viva.Co.Id) Minggu 1 September 2019, UAS menjawab pertanyaan yang dicatat di beberapa carik kertas. Salah satu pertanyaannya, sukses membuat para narapidana yang hadir terbahak-bahak.

    Baca Juga: Kapolri Akan Kunjungi Papua Selama Sepekan

    Pertanyaan yang dimaksud, adalah apakah seseorang yang memiliki tato dianggap sah saat sedang menunaikan ibadah salat. Sebab, banyak yang menganggap bahwa tato dianggap sebagai sebuah hal yang bisa membatalkan ibadah.

    “Badan bertato, salatnya sah, mandi wajibnya sah, wudhunya sah. Enggak usah ambil setrika terus disetrika tatonya. Biarkan saja tatomu apa adanya,” ujarnya.

    Baca Juga: Inilah Alasan CEO Mozilla Mengundurkan Diri

    Pria kelahiran Asahan, Sumatera Utara itu kemudian membuat lelucon soal tato. Ia mencontohkan, tato yang dulu keren berubah karena tubuh si pemilik yang sudah tua.

    “Ini dulu orang waktu muda, tatonya ular kobra. Setelah tua, kena diabetes, kurus, tatonya jadi cacing pita,” tuturnya disambut riuh tawa narapidana.

    Kemudian, ada yang bertanya soal sedekah dari harta hasil curian. UAS mengatakan, apa pun niatnya, jika dilakukan dengan jalan yang tidak benar, maka amal ibadahnya tidak akan diterima oleh Allah.

    “Ini ada yang tanya, pernah mencuri tapi hasilnya disedekahkan. Ini pasti yang bertanya Robin Hood. Saya baru tahu, Robin Hood ada di Rutan Salemba,” kata dia. (LKC)

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Ustaz Abdul Somad Bikin Geger Rutan Salemba, Ada Apa?
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar