Daftar Isi

RENGAT Lancangkuning.com-Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan (Diskes) Inhu mencatat 235 kasus DBD sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Inhu, Indrawansah, mengatakan peningkatan kasus paling tinggi terjadi pada Agustus 2026 dengan 69 kasus. Wilayah Pangkalan Kasai tercatat sebagai daerah dengan temuan kasus tertinggi.
"Saat ini terjadi peningkatan kasus DBD di Inhu. Dari Januari 2026 hingga Agustus 2026, total ada 235 kasus DBD yang terjadi di Inhu. Angka tertinggi terjadi di Pangkalan Kasai dan sampai saat ini belum ada korban jiwa," kata Indrawansah, Kamis (17/9/2026).
Ia menjelaskan, kasus DBD tercatat berfluktuasi sejak awal tahun. Pada Januari dan Februari tercatat 18 kasus, Maret 15 kasus, April 28 kasus, Mei 19 kasus, Juni 37 kasus, Juli 31 kasus, dan Agustus melonjak menjadi 69 kasus.
Menanggapi peningkatan tersebut, Diskes Inhu menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan epidemiologi di lapangan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengetahui potensi penularan, memantau kondisi pasien, serta mengidentifikasi tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.
Petugas kesehatan juga melakukan pemantauan terhadap pengobatan pasien DBD di fasilitas kesehatan. Sementara itu, pengasapan atau fogging dilakukan pada lingkungan yang memenuhi persyaratan teknis.
"Pada lingkungan yang memenuhi syarat untuk fogging, Diskes Inhu akan melakukan fogging dan pemberian bubuk abate untuk memutus mata rantai hidup nyamuk," ujar Indrawansah.
Selain penanganan kasus, Diskes Inhu juga memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menggiatkan gotong royong membersihkan lingkungan. Edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan DBD turut dilakukan secara berkelanjutan.
Masyarakat diimbau menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
"Masyarakat juga perlu menggunakan lotion antinyamuk atau kelambu sebagai perlindungan dari gigitan nyamuk," kata Indrawansah.(rie)







Komentar