Tenggelam di Sungai, Pria Paruh Baya di Inhil Ditemukan Tim SAR Meninggal Dunia

Daftar Isi

     

    Foto: Petugas gabungan mengevakuasi jasad korban Alimudin. (Dok. BPBD) 



    Lancang Kuning, INHIL - Pria paruh baya bernama Alimudin (42 tahun) ditemukan meninggal dunia di sungai Indragiri, Tembilahan Hulu. 

    Awal mulanya, menurut data Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir korban Alimudin melakukan penyelaman terhadap kapal tenggelam. 

    Setelah itu, tiba-tiba kompresor yang digunakan korban mati alias tidak berfungsi sehingga kehabisan oksigen. Ditambah lagi saksi mata melihat bahwa korban sempat naik kepermukaan air tetapi karena tubuh korban terdapat pemberat. 

    "Disaat itu korban terkendala naik ke permukaan air karena ada pemberat batu dan korban tidak sempat memutus tali yang diikat tubuhnya alhasil Alimudin dinyatakan tenggelam dan hilang Rabu 10 Juli 2026 sekira pukul 17.20 WIB," ungkap Kepala BPBD Inhil Arliansyah, S.Si, ME kepada Wartawan. 

    Kemudian, petugas gabungan dari BPBD, Basarnas Pos Tembilahan, TNI AL, Polairud, Polsek Tembilahan, Lurah Tembilahan Hulu dibantu juga dengan masyarakat mencari keberadaan korban selama 3 hari dan hasilnya korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Gudang Aman, Jalan Gerilya Parit 7 Perairan Sungai Indragiri. 

    Disaat pencaharian, petugas gabungan mengerahkan satu unit speedboat 85PK dan 1 unit Perahu Piber 25PK. Saat ini, korban Alimudin sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (LK/Har)

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Tenggelam di Sungai, Pria Paruh Baya di Inhil Ditemukan Tim SAR Meninggal Dunia
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar

    Berita Terkait