Komponen Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sederhana

Daftar Isi

    LancangKuning - Tenaga Surya yang dimaksud merupakan energi matahari, energi matahari adalah salah satu energi terobosan yang luar biasa, walaupun begitu energi ini tidak dimanfaatkan sebaik mungkin. Padahal saat terjadi krisis sumber bahan bakar fosil panel surya dapat menyalurkan energi jika dimanfaatkan sebaik mungkin. Oleh karena itu, energi matahari bisa dimanfaatkan sebagai tenaga yang menghasilkan listrik. Pembangkit Listrik Tenaga Surya adalah peralatan pembangkit listrik yang digunakan untuk mengubah daya matahari menjadi listrik.

    Pembangkit Listrik Tenaga Surya digunakan dengan memanfaatkan cahaya matahari untuk menghasilkan energi listrik. Cara kerja pembangkit listrik tenaga surya ini yaitu setelah panas matahari ditangkap oleh alat sel foltovotaik, lalu panas matahari tersebut digunakan untuk memancarkan cairan yang akan terubah menjadi uap, kemudian uap tersebut dipanaskan dengan sebuah generator yang akhirnya dapat menghasilkan listrik.

    Berikut komponen yang digunakan oleh pembangkit listrik tenaga surya sederhana :

    • Panel Surya
    • Baterai (media yang menyimpan energi)
    • Inverter
    • Controller
    • Trafo

    1. Panel Surya
    Panel surya atau biasa disebut solar panel merupakan pembangkit utama dari pembangkit listrik tenaga surya ini. Panel-panel surya ini mengalirkan energi listrik dengan memanfaatkan energi matahari agar bisa mengisi baterai. Agar menghasilkan energi yang lebih besar, caranya dengan menghubungkan ribuan panel surya sehingga menjadi sebuah struktur dan bisa menghasilkan beberapa ribu megawatt. Jadi dari beberapa cell tenaga surya tersebut dapat sebuah panel surya, kemudian panel surya membuat sebuah jaringan yang dapat terdiri dari satu panel hingga ribuan dan jutaan panel. Semakin besar panel terbentuk maka akan semakin besar pula energi yang dapat dihasilkan.

    2. Baterai
    Baterai merupakan salah satu komponen sederhana sebagai pembangkit listrik bertenaga surya, hal tersebut karena masyarakat pada umumnya sudah banyak menggunakan baterai. Selain baterai ada juga media penyimpanan energi sebagai pembangkit listrik yaitu aki. Biasanya aki yang digunakan adalah aki seukuran mobil, karena semakin besar ukuran aki tersebut maka semakin besar pula energy yang dapat disimpan. Selain itu, aki dapat di kombinasikan dengan superkapasitor, kombinasi antara superkapasitor dan aki bisa meningkatkan efisiensi penyimpanan energi listrik dari tenaga surya.

    3. Inverter
    Inverter merupakan sebuah rangkaian yang sangat penting dalam menghasilkan tenaga listrik dan mampu disalurkan dengan cepat. Inverter sendiri mengalirkan arus listrik DC menjadi arus listrik AC. Seluruh arus listrik yang tersedia di alam ini berawal dari arus DC, dan arus AC merupakan arus yang hanya di hasilkan oleh proses mesin saja. Sebuah peralatan listrik awalnya banyak yang menggunakan arus DC, sebuah inverter dapat mengubah energi DC yang tersimpan tersebut ke dalam arus AC, sehingga dapat digunakan untuk peralatan rumahan. Indikator besaran pada inverter dapat dilihat pada watt nya.

    4. Controller
    Intensitas cahaya matahari sangat bergantung kepada cuaca dan letak pembangkit listrik tersebut. Intensitas cahaya terus berubah berdasarkan cuaca, waktu, posisi matahari nya. Hal ini membuat parameter listrik tersebut seperti ampere voltase dan hal ini juga menyebabkan penyimpanan tenaga surya arus DC tersebut menjadi ikut berfluktuasi. Hal ini dapat diatasi dengan alat yang bernama controller panel surya, alat ini memiliki komponen dan fungsi yang berbeda-beda, sehingga menghasilkan arus yang diharapkan stabil pada voltase atau arus tertentu. Controller biasanya memiliki ukuran dan tipe yang berbeda, tetapi tetap memiliki fungsi yang sama.

    5. Trafo
    Umumnya sebuah inverter merubah energi listrik dari arus DC ke arus AC. Namun arus yang dihasilkan sebuah inverter harus sesuai dengan yang ditentukan oleh suatu negara tersebut. Dari arus AC tersebut setelah itu akan dialirkan ke dalam sebuah trafo step up untuk dirubah menjad 220 V atau 380 V hingga yang lebih tinggi lalu dapat di distribusikan. (Mirzan)

     

     

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Komponen Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sederhana
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar