Daftar Isi

Evakuasi ular sanca dari plafon rumah warga.
LANCANGKUNING.COM,Pekanbaru- Keberadaan seekor ular sanca di plafon rumah warga menggegerkan penghuni sebuah rumah di Jalan Asakirin, RT 005/RW 008, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai. Beruntung, respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru berhasil mengatasi situasi tersebut tanpa menimbulkan korban maupun kerugian.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/5) pagi. Seorang warga bernama Ani melaporkan penemuan ular sanca yang bersembunyi di bagian plafon rumahnya kepada petugas Operasional Komunikasi dan Kendali (OKK) DPKP Pekanbaru sekitar pukul 08.21 WIB. Kehadiran reptil berukuran cukup besar tersebut membuat penghuni rumah khawatir akan keselamatan keluarga mereka.
Mendapat laporan tersebut, petugas dari Pos 13 Cempaka langsung bergerak menuju lokasi. Tim evakuasi dipimpin Komandan Peleton (Danton) Robi Setiawan dari Peleton Yudha dengan menggunakan Mobil Penyelamatan Khusus (MPK) 21. Hanya berselang beberapa menit setelah laporan diterima, personel sudah diberangkatkan untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 08.40 WIB, petugas segera melakukan proses pencarian dan evakuasi ular yang bersembunyi di plafon rumah. Dengan mengandalkan peralatan khusus serta menerapkan standar keselamatan yang ketat, tim berhasil mengevakuasi ular sanca tersebut tanpa menimbulkan kerusakan pada bangunan maupun membahayakan penghuni rumah.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan bahwa penanganan satwa liar yang masuk ke lingkungan permukiman merupakan salah satu layanan penyelamatan yang rutin dilakukan oleh pihaknya. Menurutnya, keberadaan ular di dalam rumah atau area permukiman memiliki potensi membahayakan keselamatan warga sehingga membutuhkan penanganan oleh petugas yang berpengalaman.
“Setiap laporan masyarakat terkait kemunculan satwa liar berbahaya akan kami respons secepat mungkin untuk memastikan kondisi lingkungan kembali aman dan kondusif,” ujarnya.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas memastikan situasi benar-benar aman sebelum kembali ke pos pada pukul 08.58 WIB. Tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun kerugian material dalam kejadian tersebut.
DPKP Pekanbaru juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri satwa liar yang masuk ke rumah atau lingkungan sekitar. Warga diminta segera menghubungi petugas apabila menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya guna menghindari risiko yang dapat mengancam keselamatan.
Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa peran pemadam kebakaran tidak hanya sebatas memadamkan api, tetapi juga hadir sebagai garda terdepan dalam berbagai operasi penyelamatan yang dibutuhkan masyarakat.(rie)







Komentar