Daftar Isi

Foto: Reses Muhammad Syafaat di Desa Candirejo
Lancang Kuning, INHU -- Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hulu dari Partai Keadilan Sosial (PKS) Muhammad Syafaat SHI menggelar kegiatan reses di Desa Candirejo, Kecamatan Pasir Penyu, Selasa (4/8) sore.
Baca Juga: Muncul Klaster Baru di Siak, Covid-19 Jangkiti 81 Orang
Kegiatan reses kali ini merupakan agenda reses perdana di Tahun Anggaran 2020, setelah sebelumnya sempat ditunda karena pandemi covid-19.

Foto: Reses Muhammad Syafaat di Desa Candirejo
Selain puluhan warga, kegiatan reses kali ini juga dihadiri Kepala Desa Candirejo yang diwakilkan oleh Sekretaris Desa, Ketua BPD, Ketua LPM, Kepala Dusun, RT/RW.
Kegiatan reses kali ini benar-benar dimanfaatkan oleh warga Desa Candirejo untuk menyampaikan beragam aspirasi dan usulan. Mulai dari persoalan sampah di Pasar Sri Gading, rehab sekolah, bantuan rumah ibadah, hingga infrastruktur seperti drainase.
Baca Juga: Bersama Keluarga, Dandrem 031/ Wira Bima Silahturahim ke Inhu
Menjawab usulan dan aspirasi warga, Muhammad Syafaat menyampaikan beberapa hal.
Pertama, terkait pengelolaan dan menumpuknya sampah di Pasar Sri Gading yang sudah lama dikeluhkan warga Desa Candirejo.
Anggota Komisi 1 tersebut menyampaikan, beberapa waktu lalu Komisi 2 DPRD Kabupaten Inhu sudah melakukan sidak ke pasar Sri Gading Air Molek.
"Alhamdulillah, Komisi 2 DPRD Inhu sudah turun ke Pasar Sri Gading. Sebelumnya, saya memfasilitasi AP2SG (Asosiasi Pedagang Pasar Sri Gading) bertemu dengan rekan-rekan di Komisi 2," terang Ketua Fraksi PKS tersebut.
Syafaat melanjutkan, untuk pengelolaan sampah di Pasar Sri Gading, pengelolaannya merupakan tanggung jawab dua dinas. "Pertama, Dinas Pasar. Terus, Dinas Lingkungan Hidup," ujarnya.
Anggota legislatif dari Dapil 4 ini melanjutkan, masalah sampah bukan hanya terjadi di Pasar Sri Gading Air Molek.
"Tapi juga di Pasar Soegih Belilas sana. Sampah menggunung di sana dan kemarin mendapat sorotan bahkan sempat viral di media sosial," tukasnya.
Syafaat berharap, persoalan sampah ini bisa secepatnya dicarikan solusi oleh pemerintah daerah.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, agenda reses kali ini juga dimanfaatkan Muhammad Syafaat untuk menyampaikan realisasi programnya selama hampir setahun menjadi anggota dewan.
"Kita saat ini sudah punya mobil khidmat yang bisa dipakai siapa saja. Silakan dipakai bila ada keperluan," kata Syafaat.
Selanjutnya, program sedekah gaji bergilir di tiap-tiap desa.
"Sekali sebulan mencoba merealisasikan 17 paket sembako. Yang pertama di Desa Candirejo ini. Bulan ini akan kita lakukan di Desa Pasir Sialang Jaya," tutur Syafaat.
Muhammad Syafaat juga mengadakan Program Terpadu Satu Pintu (PTSP), yakni menyebarkan nomor handphone pribadi untuk memudahkan komunikasi dengan konstituen.
"Dan tentu masih banyak program-program lainnya yang mungkin selalu rutin saya publikasikan di media sosial saya," katanya.
Agenda reses kali ini akan dilakukan di tiga titik atau desa. Selain Desa Candirejo, agenda reses juga akan dilakukan di Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Lirik. (LK/Rls)







Komentar