Eks Kepsek 004 Teluk Pinang Nurbaiti Diberi Surat Peringatan

Daftar Isi


    Foto: Kepsek Nurbaiti. (Dok. Akun WhatsApp Nurbaiti) 

     

    Lancang Kuning, INHIL - Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) Muhammad Basahel untuk segera menyelesaikan permasalahan dugaan penggelapan dana BSM/PIP. 

    Dia mengatakan akan mengundang para orang tua, mantan (Eks) kepala sekolah SDN 004 Teluk Pinang dan Kepala sekolah yang baru Rosdiana guna merapatkan kembali membahas pengembalian uang Bantuan Siswa Miskin (BSM) atau Program Indonesia Pintar (PIP). 
     

    Baca Juga: JK Saran Pilkada Serentak 2020 Ditunda Dulu

    "Jadi kemarin hari Selasa 15 September 2020 kita rapat dengan para wali murid dengan agenda membahas pengembalian uang PIP itu kepada siswa," kata Korwil GAS saat dimintai keterangan melalui sambungan seluler, Minggu (20/9/2020) kemarin. 

    Baca Juga: Oknum Polisi Diduga Cabuli Bocah di Hotel, Ini Tanggapan Kapolres

    Basahel menjelaskan dari tahun 2017 sampai dengan 2019 kemarin, ada sebagian dana PIP sudah disalurkan oleh Eks Kepsek Nurbaiti ke peserta didik dengan cara membagi rata uang tersebut ke siswa yang kurang mampu. 
     

    Baca Juga: Soal Desakan Pilkada Ditunda, Demokrat: Sayang Sudah Setengah Jalan

    "Ibu Nurbaiti ada kemarin cerita ke saya bahwa uang PIP ini dibagi rata ke siswa yang tidak mendapatkan buku rekening," jelas Korwil. 

    Baca Juga: Terapkan Protokol Kesehatan, Bupati Inhil Pimpin Puncak HKG ke-48 Tahun 2020

    Dalam persoalan ini, menurut Korwil, setiap peserta didik yang mendapatkan bantuan PIP/BSM wajib disalurkan sepenuhnya kepada yang bersangkutan (siswa). Kata dia lagi, dalam kewenangan dan undang-undang tidak boleh dibagi rata, apalagi dipotong. 

    "Ibu Nurbaiti menurut saya wajib kembalikan uang siswa, tidak bisa tidak, wajib. Kita juga (Korwil) sudah kasih surat teguran kepada ibu Nurbaiti," tegas Basahel. 

    Dari hasil rapat pada Selasa kemarin, Nurbaiti bersedia mengembalikan uang yang sudah dia pakai (digelapkan). Sedikitnya ada 11 orang yang ikut rapat, namun belum jelas informasi yang diterima Wartawan apakah 11 orang ini seluruhnya wali murid. 

    "Yang jelas yang bermasalah BSM ini kemarin ada 6 orang, tapi masih kita data ulang. Untuk data secara rinci siswa yang belum menerima belum ada," tandasnya. 

    "Nanti kita catat dan data kembali oleh pak Firman dan pak Yono," cetusnya singkat. 

    Sebelumnya, Korwil GAS, Kepala Bidang SD dan Kepala Sekolah Nurbaiti sudah dipanggil Plt Kepala Dinas Pendidikan Indragiri Hilir untuk segera menyelesaikan permasalahan ini secepatnya. 

    "Kepala dinas minta tolong segera diselesaikan," tutupnya.

    Selain dugaan penggelapan dana BSM, Kepsek Nurbaiti juga diduga telah menahan buku rekening siswa selama kurang lebih 3 tahun. (LK/Har/Bersambung)

    Bagikan Artikel

    data.label
    data.label
    data.label
    data.label
    Beri penilaian untuk artikel Eks Kepsek 004 Teluk Pinang Nurbaiti Diberi Surat Peringatan
    Sangat Suka

    0%

    Suka

    0%

    Terinspirasi

    0%

    Tidak Peduli

    0%

    Marah

    0%

    Komentar